9 Ciri-ciri Ibu Hamil Kekurangan Asam Folat



9 Ciri-ciri Bunda Hamil Kekurangan Asam Folat

Pentingnya Asam Folat bagi Bunda Hamil

Selama masa kehamilan, asupan nutrisi yang cukup dan seimbang sangat penting bagi kesehatan ibu dan perkembangan janin. Salah satu nutrisi yang sangat dibutuhkan oleh ibu hamil adalah asam folat. Asam folat adalah salah satu jenis vitamin B yang memiliki peran penting dalam pembentukan sel darah merah, pertumbuhan dan perkembangan sel, serta produksi DNA dan RNA. Asam folat juga berperan dalam mencegah cacat tabung syaraf pada janin.

Asam folat memiliki peran yang sangat penting dalam perkembangan janin, terutama pada awal kehamilan. Kekurangan asam folat pada ibu hamil dapat berdampak buruk bagi kesehatan ibu dan perkembangan janin. Oleh karena itu, penting bagi ibu hamil untuk memastikan bahwa kebutuhan asam folat terpenuhi dengan baik.

Ciri-ciri Bunda Hamil Kekurangan Asam Folat

Berikut adalah beberapa ciri-ciri ibu hamil yang kekurangan asam folat yang perlu ibu ketahui:

1. Sering merasa lelah
Sering merasa lelah adalah salah satu ciri-ciri ibu hamil yang kekurangan asam folat. Kekurangan asam folat dapat membuat tubuh menjadi lebih lelah dan mudah lelah. Jika ibu merasakan gejala ini, sebaiknya segera berkonsultasi dengan dokter.

2. Mudah jatuh sakit
Kekurangan asam folat juga dapat membuat sistem kekebalan tubuh menjadi lemah, sehingga ibu hamil menjadi lebih mudah jatuh sakit. Oleh karena itu, penting bagi ibu hamil untuk menjaga kesehatan dan meningkatkan sistem kekebalan tubuh dengan memenuhi kebutuhan asam folat.

3. Anemia
Anemia adalah kondisi di mana jumlah sel darah merah dalam tubuh menjadi rendah. Kekurangan asam folat dapat menyebabkan anemia pada ibu hamil. Anemia dapat menyebabkan ibu hamil merasa lelah, pusing, dan lemas. Oleh karena itu, penting bagi ibu hamil untuk memastikan asupan asam folat yang cukup untuk mencegah terjadinya anemia.

Baca Juga:  Kenali Gangguan Kulit Wajah Bayi 0-6 Bulan

4. Kulit pucat
Kekurangan asam folat juga dapat menyebabkan kulit menjadi pucat. Hal ini disebabkan oleh kurangnya produksi sel darah merah yang dapat membawa oksigen ke seluruh tubuh, termasuk kulit. Jika ibu hamil merasa kulitnya lebih pucat dari biasanya, sebaiknya segera berkonsultasi dengan dokter.

5. Masalah pencernaan
Kekurangan asam folat dapat menyebabkan berbagai masalah pencernaan seperti diare, hilang nafsu makan, dan penurunan berat badan. Oleh karena itu, penting bagi ibu hamil untuk menjaga kesehatan pencernaan dengan memenuhi kebutuhan asam folat.

6. Rambut rontok dan memutih
Kekurangan asam folat dapat menyebabkan rambut rontok dan memutih. Asam folat memiliki peran penting dalam pertumbuhan dan kesehatan rambut. Jika ibu hamil mengalami kerontokan rambut yang berlebihan atau rambut yang memutih secara tiba-tiba, sebaiknya segera berkonsultasi dengan dokter.

7. Jantung berdebar-debar
Kekurangan asam folat juga dapat menyebabkan jantung berdebar-debar. Bunda hamil yang kekurangan asam folat dapat merasakan detak jantung yang tidak teratur atau berdebar-debar. Jika ibu hamil mengalami gejala ini, sebaiknya segera berkonsultasi dengan dokter.

8. Tinnitus atau telinga berdengung
Telinga yang sering berdengung atau tinnitus juga dapat menjadi ciri-ciri ibu hamil yang kekurangan asam folat. Jika ibu hamil sering mengalami telinga berdengung, sebaiknya segera berkonsultasi dengan dokter.

9. Sering mengalami sariawan
Sariawan yang sering terjadi pada ibu hamil juga dapat menjadi ciri-ciri kekurangan asam folat. Kekurangan asam folat dapat menyebabkan luka pada mulut dan tenggorokan yang sulit sembuh dan sering berulang. Jika ibu hamil sering mengalami sariawan, sebaiknya segera berkonsultasi dengan dokter.

Akibat Kekurangan Asam Folat pada Bunda Hamil

Kekurangan asam folat pada ibu hamil dapat berdampak buruk bagi kesehatan ibu dan perkembangan janin. Beberapa akibat yang dapat terjadi akibat kekurangan asam folat pada ibu hamil antara lain:

Baca Juga:  Suami Tidak Bahagia, Ini 7 Tandanya!

1. Cacat tabung syaraf pada janin
Kekurangan asam folat pada awal kehamilan dapat menyebabkan terjadinya cacat tabung syaraf pada janin. Cacat tabung syaraf ini dapat menyebabkan kondisi serius pada janin seperti spina bifida, kondisi di mana tulang belakang atau otak bayi tidak berkembang sepenuhnya di dalam kandungan. Bayi dengan kondisi spina bifida biasanya terlahir lumpuh atau memiliki ketidakmampuan fisik lainnya.

2. Gagalnya perkembangan janin
Kekurangan asam folat juga dapat menyebabkan gagalnya perkembangan janin. Janin yang tidak mendapatkan asupan asam folat yang cukup dapat mengalami gangguan perkembangan, baik secara fisik maupun mental.

3. Anemia pada ibu hamil
Kekurangan asam folat dapat menyebabkan anemia pada ibu hamil. Anemia dapat menyebabkan ibu hamil merasa lelah, pusing, dan lemas. Anemia juga dapat mempengaruhi kesehatan ibu hamil dan janin.

Mencegah Kekurangan Asam Folat pada Bunda Hamil

Untuk mencegah kekurangan asam folat pada ibu hamil, ada beberapa langkah yang dapat dilakukan, antara lain:

1. Mengonsumsi makanan yang kaya akan asam folat
Makanan yang mengandung banyak asam folat antara lain sayuran hijau seperti bayam dan brokoli, buah-buahan seperti jeruk dan pisang, biji-bijian seperti kacang-kacangan dan biji bunga matahari, serta produk susu yang diperkaya dengan asam folat.

2. Mengonsumsi suplemen asam folat
Selain mendapatkan asam folat dari makanan, ibu hamil juga disarankan untuk mengonsumsi suplemen asam folat. Suplemen asam folat dapat membantu memenuhi kebutuhan asam folat yang tidak terpenuhi melalui makanan sehari-hari.

3. Rutin melakukan pemeriksaan kehamilan
Rutin melakukan pemeriksaan kehamilan sangat penting untuk memantau kesehatan ibu hamil dan perkembangan janin. Selama pemeriksaan kehamilan, dokter akan memeriksa kadar asam folat dalam tubuh ibu hamil dan memberikan saran atau rekomendasi yang sesuai.

Baca Juga:  Bu, Ayo Cermat Memilih Tempat Bersalin!

4. Mengikuti pola makan yang sehat dan seimbang
Selain mengonsumsi makanan yang kaya akan asam folat, ibu hamil juga perlu mengikuti pola makan yang sehat dan seimbang. Mengonsumsi makanan yang sehat dan seimbang dapat membantu memenuhi kebutuhan nutrisi ibu hamil, termasuk asam folat.

5. Menghindari konsumsi alkohol dan merokok
Konsumsi alkohol dan merokok dapat mengganggu penyerapan asam folat dalam tubuh. Oleh karena itu, penting bagi ibu hamil untuk menghindari konsumsi alkohol dan merokok selama kehamilan.

6. Berkonsultasi dengan dokter atau ahli gizi
Jika ibu hamil merasa sulit untuk memenuhi kebutuhan asam folat, sebaiknya berkonsultasi dengan dokter atau ahli gizi. Dokter atau ahli gizi dapat memberikan saran atau rekomendasi yang sesuai untuk memenuhi kebutuhan asam folat selama kehamilan.

Kesimpulan

Asam folat adalah nutrisi penting yang harus dipenuhi oleh ibu hamil. Kekurangan asam folat pada ibu hamil dapat berdampak buruk bagi kesehatan ibu dan perkembangan janin. Oleh karena itu, penting bagi ibu hamil untuk memastikan asupan asam folat yang cukup melalui makanan sehari-hari dan suplemen asam folat. Selain itu, ibu hamil juga perlu mengikuti pola makan yang sehat dan seimbang serta menghindari konsumsi alkohol dan merokok. Jika ibu hamil mengalami kesulitan dalam memenuhi kebutuhan asam folat, sebaiknya berkonsultasi dengan dokter atau ahli gizi untuk mendapatkan saran atau rekomendasi yang sesuai.


Subscribe, follow lembarkerjauntukanak.com