5 Makanan yang Harus Dihindari Saat Diare
Diare adalah kondisi yang sering dialami oleh anak-anak. Ketika anak mengalami diare, ada beberapa makanan yang sebaiknya dihindari atau tidak diberikan kepada anak. Makanan-makanan ini dapat memperburuk kondisi diare dan membuat anak semakin tidak nyaman. Berikut adalah 5 makanan yang harus dihindari saat anak mengalami diare.
1. Buah Pir
Buah pir memang memiliki kandungan air yang sangat tinggi dan biasanya baik untuk pencernaan. Namun, saat anak mengalami diare, sebaiknya hindari memberikan buah pir. Kandungan air yang tinggi dalam buah pir dapat memperparah frekuensi buang air yang dialami anak.
2. Brokoli
Brokoli merupakan sayuran hijau yang kaya serat dan baik untuk pencernaan. Namun, saat anak mengalami diare, sebaiknya hindari memberikan brokoli. Makanan yang tinggi serat dapat meningkatkan aktivitas usus dan memperparah diare pada anak.
3. Kubis
Kubis juga merupakan sayuran yang tinggi serat dan dapat meningkatkan kadar gas pada usus. Saat anak mengalami diare, sebaiknya hindari memberikan kubis. Gas yang meningkat dapat memperparah aktivitas usus dan membuat anak semakin sering buang air.
4. Jagung
Jagung merupakan sumber serat yang baik dan dapat mendukung kinerja usus dalam mengolah makanan. Namun, saat anak mengalami diare, sebaiknya hindari memberikan jagung. Meningkatnya aktivitas usus dapat memperparah diare pada anak. Gantilah jagung dengan makanan lain seperti kentang rebus agar perut anak merasa lebih nyaman.
5. Jus Apel
Jus apel yang terbuat dari buah berwarna merah sebenarnya tidak dianjurkan untuk dikonsumsi saat anak mengalami diare. Jus apel kemasan atau siap saji mengandung gula bernama sorbitol yang dapat memperparah diare. Sebaliknya, berikanlah bubur apel buatan sendiri di rumah untuk membantu mengatasi diare pada anak.
Selain menghindari makanan-makanan di atas, penting juga untuk terus memberikan ASI kepada anak saat mengalami diare. ASI dapat membantu anak sembuh lebih cepat. Namun, penting juga bagi ibu untuk menjaga asupan makanan dan minuman selama menyusui. Hindarilah minuman berkafein, soda, dan minuman yang mengandung gula tinggi.
Jika anak mengalami diare selama lebih dari dua hari atau disertai dengan keluarnya darah dari dubur, dehidrasi, dan demam tinggi, segera konsultasikan ke dokter atau ahli medis. Dokter akan memberikan penanganan yang tepat untuk mengatasi diare pada anak.
Demikianlah informasi mengenai 5 makanan yang harus dihindari saat anak mengalami diare. Semoga informasi ini bermanfaat bagi ibu-ibu yang memiliki anak yang sedang mengalami diare. Tetap jaga pola makan dan minum yang sehat untuk menjaga kesehatan anak.
Subscribe, follow lembarkerjauntukanak.com