13 Cara Menjaga Payudara Tetap Kencang di Usia 40


Berikut cara menjaga payudara tetap kencang ketika memasuki usia 40 tahun. Tenang Bunda, ini bukan operasi plastik.

Ada banyak cara alami yang bisa kita lakukan untuk menjaga payudara tetap kencang di usia memasuki 40 tahun. Mulai dari melakukan perubahan gaya hidup, menjaga postur tubuh, dan rutin olahraga yang fokus pada otot-otot dada untuk membuat bentuk payudara menjadi lebih indah.

Berenang beberapa putaran

Berenanglah beberapa putaran karena olahraga ini oke banget untuk mengencangkan payudara Anda. Berenang melibatkan gerakan seluruh tubuh sehingga dapat menguatkan otot-otot dada. Selain itu, berenang juga dapat membantu meningkatkan sirkulasi darah ke daerah payudara, sehingga dapat menjaga kekencangan kulit.

Lakukan push-up untuk melatih otot dada dan tubuh bagian atas

Push-up adalah cara mudah untuk meningkatkan daya tahan otot tanpa peralatan tambahan. Saat repetisi terus ditingkatkan, otot-otot di dada dan otot inti Anda akan menguat dan kencang, membuat payudara terangkat. Saat melakukan push-up, pastikan punggung Anda lurus dan jaga postur tubuh yang baik.

Lakukan bench presses dengan beban

Bench presses adalah gerakan mengangkat beban dalam posisi berbaring menghadap langit-langit, di atas bangku dengan kaki menginjak tanah/ubin. Gerakan ini berguna untuk memberikan kekuatan pada otot dada dan bahu, serta mengangkat payudara. Anda bisa menggunakan dumbbell atau barbell sebagai beban. Mulailah dengan berbaring telentang di bangku latihan dan pegang beban dengan kedua tangan. Jaga agar punggung tetap rata, dorong beban ke udara. Tarik napas saat Anda menurunkan beban kembali ke dada, dan ulangi prosesnya 10 kali.

Latihan dumbbell-fly tingkat lanjut

Setelah membentuk otot dengan bench presses, Anda bisa melanjutkan latihan dengan dumbbell-fly. Ini adalah cara mudah untuk menargetkan otot ekstra dan bisa dilakukan sambil berdiri. Saat mendorong beban ke atas, buang napas, dan rentangkan tangan seperti sayap sampai beban sejajar dengan bahu. Jaga agar lengan tetap lurus, angkat beban ke atas, lalu turunkan beban kembali ke dada. Namun, perlu diingat untuk tidak memulai latihan dengan beban terlalu berat karena dapat menyebabkan cedera pada pergelangan tangan.

Baca Juga:  Kenapa, Sih, Mama Kerja?

Latihan meremas bola ukuran kecil

Tekan bola di antara telapak tangan Anda. Bola harus pas dan nyaman saat ada di antara telapak tangan. Anda berjongkok, lutut ditekuk pada sudut 90 derajat, dengan jari-jari kaki mengarah ke luar. Tekuk siku dan bawa bola ke dada Anda. Kemudian rentangkan tangan di atas kepala, remas bola dengan kencang sambil secara bersamaan sedikit lebarkan jarak kedua lutut. Kaki kembali ke posisi jongkok. Kemudian dengan cepat lakukan lompatan kecil dan cepat ke atas saat membawa bola kembali ke dada Anda. Gerakannya hampir seperti pantulan kecil, lalu kembali ke posisi awal.

Selain melakukan latihan-latihan di atas, ada juga beberapa tips tambahan yang dapat membantu menjaga payudara tetap kencang jika dibarengi dengan berolahraga.

Kenakan sports bra saat berolahraga

Saat berolahraga, payudara akan bergerak naik turun dan bergerak kesana kemari. Untuk itu, sangat penting untuk mengenakan sports bra yang pas dan sesuai saat berolahraga. Sports bra akan memberikan dukungan yang baik pada payudara, mengurangi tekanan pada jaringan payudara dan otot dada. Pilihlah sports bra yang sesuai dengan ukuran payudara dan aktivitas olahraga yang Anda lakukan.

Ganti bra Anda saat talinya mulai meregang

Ukuran payudara dapat berubah seiring dengan perubahan hormon, fluktuasi berat badan, dan kehamilan. Oleh karena itu, penting untuk selalu memeriksa ukuran bra Anda secara berkala. Jika tali bra mulai meregang dan kaitnya tidak pas lagi, segera ganti dengan bra yang baru. Bra yang tidak pas atau terlalu longgar tidak akan memberikan dukungan yang baik pada payudara dan dapat membuat payudara terlihat kendur.

Hindari kulit dada terpapar sinar matahari terlalu lama

Baca Juga:  [10 Manfaat] Jangka Pendek & Panjang ASI untuk Bayi

Berjemur terlalu lama tanpa menggunakan tabir surya dapat menyebabkan kulit di sekitar payudara kehilangan elastisitasnya. Paparan sinar matahari yang berlebihan dapat merusak kolagen dan serat elastin pada kulit, sehingga membuat kulit menjadi kendur dan keriput. Jadi, pastikan untuk selalu menggunakan tabir surya dengan SPF yang cukup saat berada di bawah sinar matahari langsung, termasuk area payudara.

Punggung tetap lurus dan badan tegak

Postur tubuh yang buruk, seperti membungkuk, dapat mengendurkan otot-otot dada dan menyebabkan payudara melorot. Jika terbiasa dengan postur yang tidak baik, gravitasi secara alami akan menarik payudara ke bawah. Oleh karena itu, penting untuk selalu menjaga postur tubuh yang baik, dengan punggung tetap lurus dan badan tegak.

Tidur telentang

Cara tidur juga dapat mempengaruhi kekencangan payudara. Saat tidur telentang, payudara akan mendapatkan dukungan yang baik dan tidak akan terkena tekanan yang berlebihan. Namun, penting untuk diingat bahwa tidur dengan bra pada saat tidur dapat menyebabkan ketidaknyamanan dan mengganggu sirkulasi udara di sekitar payudara. Jadi, pastikan untuk tidur tanpa bra atau menggunakan bra yang tidak terlalu ketat.

Hindari turun naik berat badan karena diet yo-yo

Diet yo-yo, yaitu kebiasaan menurunkan berat badan secara drastis kemudian naik kembali dengan cepat, dapat menyebabkan kulit di sekitar payudara meregang. Saat berat badan bertambah, kulit di sekitar payudara akan meregang, dan jika berat badan turun lagi dengan cepat, payudara akan mengendur. Jika kondisi ini terjadi berulang kali, maka dapat menyebabkan kulit kehilangan kekenyalannya. Oleh karena itu, penting untuk menjaga berat badan tetap stabil dan tidak melakukan diet yang ekstrem.

Berhenti merokok untuk meminimalkan peregangan jaringan dan kerusakan kolagen

Baca Juga:  Agar Rukun dan Bebas Drama, Ini 9 Tips Tinggal Bersama Mertua yang Wajib Dicoba!

Merokok dapat merusak jaringan ikat elastis di kulit sekitar payudara, yang disebut elastin, serta mengurangi produksi kolagen yang bertanggung jawab untuk membuat kulit kencang. Nikotin dalam rokok dapat memecah elastin dan menghambat produksi kolagen, sehingga menyebabkan kulit menjadi kendur dan keriput. Oleh karena itu, berhenti merokok sangat penting untuk menjaga kekencangan payudara dan kesehatan kulit secara keseluruhan.

Siram dada dengan air dingin

Air dingin atau bahkan es dapat membantu meningkatkan elastisitas kulit di sekitar payudara. Setelah selesai mandi dengan air hangat, bilas payudara Anda dengan air dingin. Air dingin akan membantu mengencangkan kulit dan meningkatkan sirkulasi darah ke daerah tersebut. Namun, pastikan untuk tidak terlalu lama menggunakan air dingin pada payudara karena dapat menyebabkan ketidaknyamanan.

Dengan melakukan cara-cara di atas, diharapkan Anda dapat menjaga kekencangan payudara Anda ketika memasuki usia 40 tahun. Selain itu, penting juga untuk tetap menjaga gaya hidup sehat dengan mengonsumsi makanan bergizi, menghindari stress, dan menjaga kestabilan hormon dalam tubuh. Semoga informasi ini bermanfaat dan dapat membantu Anda dalam merawat payudara.


Subscribe, follow lembarkerjauntukanak.com