Yuk, Buat si Kecil Nyaman Saat Tumbuh Gigi

Yuk, Buat si Kecil Nyaman Saat Tumbuh Gigi

Apa kabar si Kecil, Bu? Apakah giginya sudah mulai tumbuh? Umumnya, gigi si Kecil mulai tumbuh pada usia 6 bulan. Meski begitu, Bunda tidak perlu khawatir jika momen pertumbuhan giginya berbeda dengan bayi seusianya. Ini merupakan hal wajar yang seringkali terjadi.

Ketika pertama kali si Kecil tumbuh gigi, saya sempat merasa panik dan kebingungan mengatasi rewelnya. Ini disebabkan rasa tidak nyaman yang ia rasakan, Bu. Mulai dari demam, gusi membengkak, dan sebagainya. Untungnya, ketika buah hati kedua lahir, saya sudah mengerti apa yang harus dilakukan dari pengalaman sebelumnya. Inilah beberapa hal yang saya lakukan untuk mengurangi rasa tidak nyaman si Kecil saat tumbuh gigi.

Usap Giginya

Rasa tidak nyamannya bisa jadi karena si Kecil masih merasa asing dengan proses pertumbuhan giginya, Bu. Oleh karena itu, Bunda bisa mengusap gusinya agar si Kecil merasa lebih nyaman. Masukkan jari ke dalam mulut si Kecil lalu usap secara perlahan selama dua menit. Usapan yang menenangkan ini juga dapat membantu meredakan rewel si Kecil.

Sediakan Teether

Umumnya, si Kecil punya keinginan untuk menggigit benda apapun yang ia temukan. Oleh karena itu, sediakan teether (mainan untuk digigit) di rumah. Rasa gatal dan tidak nyaman ini akan mereda saat ia menggigit sesuatu, Bu. Bentuk teether yang dapat digenggam juga melatih gerak motorik si Kecil.

Teether yang baik tidak akan melukai gusi dan gigi si Kecil, Bu. Oleh karena itu, ada beberapa tips yang dapat Bunda terapkan untuk memilih teether yang baik. Pertama, belilah teether dari produsen yang yang terpercaya. Kedua, sesuaikan ukuran teether dengan mulut si Kecil agar lebih mudah digigit. Ketiga, pilih teether yang terbuat dari lateks dan berisi gel karena terasa lebih dingin dibanding teether berisi air. Terakhir, cuci teether dengan air panas atau cairan khusus agar terjaga kebersihannya.

Baca Juga:  Mencegah Preeklamsia Selama Kehamilan

Beri Makanan Lunak yang Dingin

Jika si Kecil berusia lebih dari enam bulan, tidak ada salahnya memberikan makanan lunak yang dingin, Bu. Misalnya, pisang atau biskuit bayi yang menyehatkan. Bunda dapat menyimpan makanan selama beberapa saat di kulkas sebelum diberikan pada si Kecil. Tak perlu menyimpannya di dalam freezer ya, Bu. Menyimpan makanan di freezer dapat membuat tekstur makanan lebih keras sehingga berisiko merusak gusi si Kecil.

Berikan Waslap Dingin

Selain teether dan makanan lunak, saya seringkali menyediakan waslap dingin untuk digigit si Kecil. Bunda cukup membasahi waslap bersih lalu menyimpannya secara tertutup di kulkas. Biasanya, saya menyediakan waslap dingin sebagai cadangan saat teether kotor atau si Kecil enggan makan makanan lunak. Selain membuatnya lebih nyaman, rasa dingin dari waslap juga berfungsi sebagai penahan rasa sakit. Jadi, si Kecil tak perlu meminum obat penahan rasa sakit jika memang tidak diperlukan. Konsultasikan kepada dokter terlebih dahulu jika ingin memberikan obat penahan rasa sakit ya, Bu.

Bagaimana, Bu? Apakah sudah siap menghadapi momen pertumbuhan gigi si Kecil?

Pastikan untuk membuatnya tetap merasa nyaman agar proses ini tak menyakitkan untuknya, ya. Jadi, Bunda bisa menikmati momen bahagia saat melihat proses pertumbuhan si Kecil.

Tahap Pertumbuhan Gigi pada Bayi

Tahap pertumbuhan gigi pada bayi merupakan hal yang wajar dan pasti dialami oleh setiap anak. Gigi bayi mulai tumbuh pada usia sekitar 6 bulan, meski ada juga beberapa bayi yang giginya tumbuh lebih awal atau lebih lambat dari itu. Tahap pertumbuhan gigi dibagi menjadi beberapa fase, yaitu fase pertumbuhan gigi susu dan fase pertumbuhan gigi permanen.

Baca Juga:  Serunya Belajar Bermain Musik Sejak Dini

Fase Pertumbuhan Gigi Susu

Fase pertumbuhan gigi susu dimulai dengan munculnya gigi pertama pada bayi. Biasanya, gigi pertama yang tumbuh adalah gigi depan bawah atau yang dikenal sebagai gigi seri bawah. Setelah itu, gigi seri atas dan gigi sampingnya akan mengikuti. Pada umumnya, pada usia 2-3 tahun, bayi sudah memiliki 20 gigi susu yang lengkap.

Fase Pertumbuhan Gigi Permanen

Setelah gigi susu tumbuh, saatnya gigi permanen mulai tumbuh menggantikan gigi susu. Tahap ini dimulai pada usia sekitar 6-7 tahun, yaitu saat gigi seri pertama permanen muncul di belakang gigi susu yang sudah ada. Setelah itu, gigi seri permanen lainnya akan mengikuti. Pada usia 12-14 tahun, bayi akan memiliki gigi permanen lengkap, yaitu 28 gigi.

Nutrisi yang Menunjang Pertumbuhan Gigi

Selain menjaga kenyamanan si Kecil saat tumbuh gigi, penting juga untuk memberikan nutrisi yang tepat agar giginya tumbuh dengan kuat dan sehat. Beberapa nutrisi yang penting untuk pertumbuhan gigi adalah sebagai berikut:

1. Kalsium: Kalsium merupakan mineral yang penting untuk pembentukan gigi dan tulang yang kuat. Bunda dapat memberikan makanan yang mengandung kalsium seperti susu, keju, yoghurt, dan ikan.

2. Vitamin D: Vitamin D membantu penyerapan kalsium dalam tubuh. Bunda dapat memberikan makanan yang mengandung vitamin D seperti ikan salmon, kuning telur, dan susu.

3. Vitamin C: Vitamin C berperan dalam pembentukan jaringan gusi dan kolagen, yang penting untuk kesehatan gigi dan gusi. Bunda dapat memberikan makanan yang mengandung vitamin C seperti jeruk, stroberi, dan paprika.

4. Vitamin K: Vitamin K berperan dalam pembentukan protein osteocalcin, yang penting untuk pembentukan gigi dan tulang. Bunda dapat memberikan makanan yang mengandung vitamin K seperti brokoli, bayam, dan kembang kol.

Baca Juga:  Ingin si Kecil jadi Anak Wow? Lakukan Hal Ini

5. Protein: Protein berperan dalam pembentukan gigi dan jaringan penyangga gigi. Bunda dapat memberikan makanan yang mengandung protein seperti daging, ikan, telur, dan kacang-kacangan.

6. Serat: Serat membantu menjaga kesehatan gigi dan gusi dengan merangsang produksi air liur, yang membantu membersihkan sisa makanan di mulut. Bunda dapat memberikan makanan yang mengandung serat seperti buah-buahan, sayuran, dan biji-bijian.

Selain memberikan nutrisi yang tepat, penting juga untuk menjaga kebersihan mulut si Kecil dengan membersihkan gigi dan gusi setidaknya dua kali sehari. Bunda dapat menggunakan sikat gigi khusus bayi dan pasta gigi yang mengandung fluoride sesuai anjuran dokter gigi.

Jadi, Bu, dengan memberikan nutrisi yang tepat dan menjaga kebersihan mulut si Kecil, giginya akan tumbuh dengan baik dan sehat. Yuk, dukung pertumbuhan gigi si Kecil dengan memberikan perawatan dan nutrisi yang tepat!

Subscribe, follow lembarkerjauntukanak.com