Wheelbarrow Position: Posisi Seks Buat yang Punya Rahim Terbalik Selain Doggy Style

Apa itu wheelbarrow position?

Wheelbarrow position adalah salah satu posisi seks yang mengizinkan penis melakukan penetrasi dari ‘pintu belakang’. Namun, perlu diketahui bahwa ini bukanlah posisi untuk melakukan anal sex. Dalam posisi ini, suami berdiri sambil memegang kaki pasangannya. Sedangkan posisi mommies berada di lantai dengan dada menghadap ke bawah, dan tangan diseimbangkan seperti plank. Posisi ini kemudian diberi nama wheelbarrow atau gerobak dorong, karena terlihat seperti seseorang sedang mendorong gerobak.

Susah nggak, sih, posisi seks wheelbarrow?

Posisi seks wheelbarrow memang terlihat cukup challenging dan membutuhkan keahlian lebih untuk bisa bertahan melakukannya. Menurut Healthline, untuk dapat melakukannya dengan baik, dibutuhkan kekuatan otot perut dan tangan yang baik yang berada di atas maupun yang berada di bawah. Posisi ini juga membutuhkan kekuatan dan daya tahan tubuh yang cukup, terutama bagi mereka yang sering melakukan gerakan HIIT (High-Intensity Interval Training) atau sering melakukan plank. Bagi mereka yang memiliki kekuatan dan daya tahan tubuh yang cukup, posisi ini dapat dilakukan dengan lebih mudah.

Namun, bagi sebagian orang, posisi ini mungkin akan terasa sulit dan membutuhkan waktu untuk beradaptasi. Hal ini karena posisi ini membutuhkan koordinasi tubuh yang baik dan mengharuskan untuk menahan otot perut dan tangan saat melakukan hubungan seks. Bagi mereka yang belum pernah mencoba posisi ini, mungkin akan membutuhkan latihan dan eksperimen untuk dapat melakukannya dengan baik.

Apa manfaat posisi seks wheelbarrow?

Posisi seks wheelbarrow memiliki beberapa manfaat yang bisa dirasakan oleh para mommies. Pertama, posisi ini dapat menjadi variasi dari posisi doggy style, terutama bagi mereka yang memiliki rahim terbalik atau rahim retro. Doggy style sering disarankan oleh dokter sebagai posisi yang dapat meningkatkan peluang kehamilan bagi mereka dengan kondisi tersebut. Namun, jika mommies sudah bosan dengan doggy style, wheelbarrow position dapat menjadi alternatif yang menarik.

Baca Juga:  Biaya Melahirkan di Surabaya Terbaru, Mulai dari Rp5 Juta

Selain itu, posisi ini juga dapat membantu mengeksplor titik-titik sensitif yang mungkin belum pernah tersentuh sebelumnya. Terutama bagi mereka yang lebih sering melakukan posisi misionaris, penetrasi dalam dari posisi wheelbarrow dapat mencapai G spot yang mungkin sulit dijangkau dalam posisi lainnya. G spot terletak sekitar 3 inci dari lubang vagina, dan posisi wheelbarrow dapat memberikan penetrasi yang lebih dalam dan tepat untuk merangsang titik tersebut.

Selain G spot, posisi wheelbarrow juga dapat menjangkau A spot atau anterior frontal cortex. A spot terletak lebih dekat dengan serviks dan dapat membuat vagina merasakan orgasme yang optimal, lebih dari yang pernah dirasakan sebelumnya. Ini dapat menjadi pengalaman yang baru dan menggairahkan bagi para mommies yang mencoba posisi ini.

Jadi, bagi para mommies yang tertarik untuk mencoba posisi seks wheelbarrow, sebaiknya persiapkan diri dengan baik. Lakukan pemanasan dan stretching terlebih dahulu untuk menghindari cedera atau ketegangan otot yang tidak diinginkan. Komunikasikan dengan pasangan mengenai preferensi dan kenyamanan masing-masing. Dan yang terpenting, nikmatilah momen intim ini dengan penuh kesadaran dan kepercayaan diri. Selamat mencoba!


Subscribe, follow lembarkerjauntukanak.com