Ultah Gabungan: Yay or Nay?


Pengalaman saya dalam merayakan ulang tahun bersama adik saya telah memberi saya banyak pelajaran berharga. Dengan tanggal ulang tahun yang berdekatan, kami selalu merayakan ulang tahun kami secara bersamaan. Awalnya, saya merasa sedikit kesal dengan penggabungan ini karena perhatian orang tua terbagi di antara kami berdua. Namun, seiring berjalannya waktu, saya mulai memahami alasan di balik keputusan ini.

Pertama-tama, saya ingin berbicara tentang pengaruh penggabungan ulang tahun terhadap hubungan saya dengan adik saya. Kami hanya terpaut usia dua tahun, sehingga saya hanya bisa merasakan perhatian penuh dari orang tua selama dua tahun pertama hidup saya. Setelah adik saya lahir, perhatian mereka secara alami terbagi di antara kami berdua. Meskipun awalnya saya merasa cemburu, saya sekarang menyadari bahwa hubungan kami menjadi lebih kuat karena pengalaman ini. Kami menjadi dekat seperti sahabat dan saling mendukung satu sama lain sepanjang hidup kami.

Meskipun demikian, saya masih merasa cemburu ketika melihat adik saya menerima banyak kado pada hari ulang tahun kami yang dirayakan bersama-sama. Tamu yang datang biasanya hanya membawa kado untuk adik saya, karena mereka mengira bahwa itu adalah perayaan ulang tahun adik saya, bukan saya. Meskipun beberapa anggota keluarga memberi saya kado juga, jumlahnya jauh lebih sedikit dibandingkan dengan adik saya. Pada suatu saat, saya bahkan masuk ke kamar dan menangis karena perasaan cemburu yang meluap.

Dari pengalaman masa kecil ini, saya belajar beberapa hal yang akan saya terapkan jika saya memiliki anak dengan tanggal ulang tahun yang berdekatan. Pertama, saya tidak akan memiliki anak lagi sampai anak pertama saya cukup besar dan dapat memahami konsep adik-kakak. Saya ingin mereka merasakan kasih sayang orang tua secara penuh selama beberapa tahun sebelum adik lahir, sehingga mereka tidak merasa cemburu seperti yang saya rasakan.

Baca Juga:  Mengenal Skincare Dengan Kandungan BSASM

Kedua, jika saya memiliki lebih dari satu anak dengan tanggal ulang tahun yang berdekatan, saya tidak akan merayakan ulang tahun mereka secara bersamaan. Jika memang harus dirayakan secara bersamaan, saya akan memastikan para tamu membawa dua kado atau bahkan menyiapkan kado cadangan untuk masing-masing anak. Saya ingin menghindari rasa cemburu antara si kakak dan si adik karena perbedaan jumlah kado yang mereka terima.

Terakhir, saya telah belajar dari seorang teman dan keponakan-keponakannya tentang pentingnya memperlakukan anak-anak dengan adil pada saat merayakan ulang tahun. Jika salah satu dari mereka yang merayakan ulang tahun, mereka akan memberikan hadiah kecil juga kepada kakak/adik mereka. Dengan cara ini, tidak ada rasa iri, cemburu, atau perasaan terlupakan karena tidak menerima kado. Meskipun itu hanya barang murah dan sederhana, bagi seorang anak, itu sangat berarti. Mereka akan merasa lebih dihargai dan dicintai.

Sekarang, ketika saya mendapatkan undangan ulang tahun anak yang memiliki kakak/adik, kadang-kadang saya membawa hadiah kecil juga untuk kakak/adik itu. Saya berusaha memahami perasaan mereka dan berempati dengan mereka, mengingat pengalaman pribadi saya yang sering merasa cemburu. Saya berharap dengan cara ini, mereka dapat merasa lebih dihargai dan tidak merasa cemburu satu sama lain.

Dalam kesimpulan, walau punya tanggal ulang tahun yang berdekatan dengan adik saya memberikan tantangan tersendiri, saya melihat hal ini sebagai kesempatan untuk memperkuat hubungan kami. Pengalaman masa kecil ini mengajarkan saya nilai-nilai seperti kesabaran, empati, dan rasa adil dalam merayakan ulang tahun. Saya berharap dapat menerapkan pelajaran ini jika saya memiliki anak dengan tanggal ulang tahun yang berdekatan.


Subscribe, follow lembarkerjauntukanak.com

Baca Juga:  Penyebab dan Cara Mengatasi Perut Kembung Saat Hamil