Seperti Apa Tanda Janin Sehat? Cek Ciri-cirinya di Sini



Seperti yang telah dijelaskan sebelumnya, memastikan bahwa janin dalam kandungan sehat sejak trimester pertama adalah hal yang sangat penting. Untuk itu, kita perlu mengetahui ciri-ciri janin sehat pada trimester pertama agar dapat memantau kesehatan janin dengan lebih baik. Berikut ini adalah beberapa ciri-ciri janin sehat pada trimester pertama yang perlu diketahui:

1. Perut Bunda membesar
Salah satu tanda janin yang sehat adalah adanya pertumbuhan perut Bunda selama kehamilan. Seiring dengan bertambahnya usia kehamilan, perut Bunda akan membesar sesuai dengan besarnya janin. Pada kunjungan ke dokter atau bidan, biasanya akan dilakukan pemeriksaan besarnya rahim Bunda, apakah sesuai dengan usia kehamilan atau tidak. Misalnya pada usia kehamilan 20 minggu, rahim seharusnya teraba setinggi pusar.

2. Kenaikan berat badan
Tanda janin sehat lainnya adalah kenaikan berat badan Bunda yang sesuai dengan usia kehamilan. Jika Bunda hamil tidak mengalami kenaikan berat badan yang sesuai, maka janin dalam kandungan juga mungkin tidak mengalami pertumbuhan yang optimal. Kenaikan berat badan yang direkomendasikan selama kehamilan adalah sekitar 11-15 kg.

3. Detak jantung janin
Saat memasuki bulan keempat kehamilan, detak jantung janin sudah dapat didengar dengan menggunakan alat Doppler. Detak jantung yang normal adalah sekitar 110-160 kali per menit. Jika detak jantung janin terdengar normal, ini menunjukkan bahwa janin dalam keadaan sehat.

4. Pergerakan janin
Pada usia kehamilan sekitar 20 minggu, Bunda mulai merasakan gerakan atau tendangan dari janin dalam kandungan. Gerakan ini merupakan salah satu tanda bahwa janin sehat dan aktif. Bunda akan merasakan gerakan janin sekitar 4-6 kali dalam sehari, terutama saat Bunda makan atau beristirahat.

Baca Juga:  4 Posisi Duduk yang Tidak Dianjurkan untuk Ibu Hamil

5. Pemeriksaan pencitraan atau ultrasonogram (USG)
Melalui pemeriksaan USG, Bunda dapat melihat gambaran janin dalam kandungan. Pemeriksaan ini membantu dokter memantau pertumbuhan dan perkembangan janin dengan mengukur beberapa parameter seperti ukuran kantung kehamilan, panjang tulang janin, dan mendeteksi organ dalam janin. Melalui USG juga dapat diketahui jenis kelamin janin.

6. Ukuran janin yang normal
Melalui pemeriksaan USG, Bunda juga dapat mengetahui ukuran janin yang normal sesuai dengan usia kehamilan. Setiap bulannya, janin akan bertumbuh sekitar 5 cm. Dengan mencatat perkembangan janin sejak kunjungan pertama, Bunda dapat memastikan bahwa janin dalam kandungan sehat dan tumbuh dengan baik.

7. Terbentuknya jaringan saraf
Salah satu ciri-ciri janin sehat pada trimester pertama adalah terbentuknya jaringan saraf yang mendukung pertumbuhan otak janin. Meskipun belum sempurna, jaringan saraf ini mulai terbentuk pada masa awal kehamilan. Konsultasikan dengan dokter untuk lebih memastikan perkembangan jaringan saraf janin.

8. Hormon kehamilan meningkat
Selama kehamilan, hormon kehamilan seperti progesteron dan estrogen akan meningkat. Peningkatan hormon ini merupakan salah satu ciri-ciri janin sehat pada trimester pertama. Peningkatan hormon progesteron dapat dilihat dari perubahan fisik seperti pembesaran payudara, sedangkan hormon estrogen penting untuk pertumbuhan rahim.

9. Terbentuknya organ janin
Meskipun masih dalam masa awal kehamilan, organ-organ janin sudah mulai terbentuk pada trimester pertama. Organ pertama yang terbentuk adalah jaringan saraf dan sistem pencernaan. Pada minggu ke-11, bibit-bibit jari tangan dan kaki juga sudah terlihat. Perkembangan organ ini merupakan ciri-ciri janin sehat pada trimester pertama.

Dalam memastikan bahwa janin dalam kandungan sehat, Bunda juga perlu melakukan beberapa tindakan untuk menjaga kesehatan janin dan diri sendiri. Berikut ini adalah beberapa tips agar janin sehat dan sempurna:

Baca Juga:  164 Ide Nama Anak dari Bahasa Sansekerta dan Artinya

1. Menjaga asupan nutrisi
Selama kehamilan, Bunda perlu menjaga asupan nutrisi yang seimbang dan mencukupi untuk mendukung pertumbuhan janin. Pastikan Bunda mengonsumsi makanan yang kaya akan zat gizi seperti protein, karbohidrat, lemak sehat, vitamin, dan mineral. Juga penting untuk mengonsumsi susu ibu hamil yang mengandung 9 asam amino esensial dan 9 nutrisi penting lainnya.

2. Menghindari aktivitas berat
Selama kehamilan, Bunda perlu menghindari aktivitas berat yang dapat mempengaruhi kesehatan janin. Hindari angkat beban berat, berdiri atau duduk dalam waktu yang lama, dan aktivitas yang terlalu melelahkan. Istirahat yang cukup dan bergerak secara teratur dalam kadar yang seimbang dapat membantu menjaga kesehatan janin.

3. Mengurangi stres
Stres dapat berdampak negatif pada kesehatan janin. Oleh karena itu, penting bagi Bunda untuk mengurangi stres dengan melakukan aktivitas yang menyenangkan seperti mendengarkan musik, meditasi, atau yoga. Libatkan juga peran ayah dalam mengurangi stres yang Bunda rasakan.

4. Melakukan aktivitas fisik
Aktivitas fisik yang ringan dan sesuai dengan kondisi Bunda dapat membantu menjaga kesehatan janin. Bunda dapat melakukan senam hamil, berjalan kaki, atau berenang secara teratur. Tetaplah aktif namun jangan terlalu berlebihan, dan selalu konsultasikan dengan dokter sebelum memulai atau mengubah rutinitas olahraga.

Dengan memperhatikan ciri-ciri janin sehat pada trimester pertama dan melakukan tindakan-tindakan yang disarankan, Bunda dapat memastikan bahwa janin dalam kandungan sehat dan tumbuh dengan baik. Tetaplah menjaga kesehatan janin dan diri sendiri selama masa kehamilan agar kelahiran si Kecil dapat berjalan lancar dan sehat.


Subscribe, follow lembarkerjauntukanak.com