Pertolongan Pertama Saat si Kecil Memar

Pertolongan Pertama Saat si Kecil Memar

Pertolongan pertama saat si Kecil mengalami memar adalah hal yang penting untuk diketahui oleh setiap orang tua. Memar adalah kondisi yang sering dialami oleh anak-anak ketika mereka bermain dan aktif. Memar terjadi ketika pembuluh darah kecil pecah dan darah mengalir ke jaringan di bawah kulit. Hal ini menyebabkan perubahan warna pada kulit yang memar menjadi kebiruan.

Sebagai seorang ibu, saya sering mengalami situasi ini ketika si Kecil masih berusia dua tahun. Setiap hari, ia sering memiliki memar di kaki dan tangannya setelah bermain. Untuk mengatasi memar tersebut, saya melakukan beberapa langkah pertolongan pertama yang saya baca dari sebuah artikel di internet. Berikut adalah tipsnya:

1. Angkat bagian tubuh yang memar
Jika si Kecil mengalami memar di bagian tertentu, sebaiknya kita memintanya untuk berbaring dan mengangkat bagian tubuh yang memar lebih tinggi dari jantung. Hal ini bertujuan untuk mencegah darah terkumpul di bagian yang cedera dan mengurangi pembengkakan.

2. Kompres dengan es batu
Kita dapat menggunakan handuk atau sapu tangan kain yang sudah dibungkus dengan beberapa blok es batu. Tempelkan kompres ini pada bagian yang memar selama sekitar 10 menit. Ulangi langkah ini beberapa kali sehari sesuai kebutuhan. Kompres dengan es batu dapat mengurangi pembengkakan dan rasa nyeri pada bagian yang memar.

3. Istirahatkan bagian yang memar
Selama si Kecil mengalami memar, sebaiknya kita memintanya untuk beristirahat sejenak dari aktivitas bermain. Istirahat ini penting untuk mencegah otot bekerja terlalu keras dan memperparah cedera.

4. Berikan obat penghilang rasa sakit
Jika memar yang dialami si Kecil terasa sangat nyeri, kita dapat memberikan obat penghilang rasa sakit seperti acetaminophen. Namun, jika rasa sakit tidak kunjung mereda atau semakin parah, sebaiknya kita berkonsultasi dengan dokter.

Baca Juga:  16 Kebiasaan Lady Boss yang Layak Dicontoh

Selain tips pertolongan pertama di atas, ada beberapa tanda yang menunjukkan bahwa si Kecil perlu diperiksa oleh tenaga medis. Beberapa tanda tersebut adalah:

– Rasa sakit yang sangat parah di bagian yang memar.
– Munculnya memar tanpa sebab yang jelas.
– Memar terjadi di bagian perut, punggung, atau wajah.
– Terlihat tanda-tanda infeksi seperti demam, luka bernanah, atau mengeluarkan cairan.
– Kesulitan dalam menggerakkan bagian yang memar.

Selama 48 jam pertama setelah cedera, sebaiknya kita hindari si Kecil dari kontak langsung dengan air hangat. Hal ini dapat memperbesar area yang bengkak. Jika bengkak sudah mulai mereda setelah 48 hingga 72 jam, kita dapat mengompres bagian yang terasa nyeri dengan air hangat.

Itulah beberapa tips pertolongan pertama saat si Kecil mengalami memar. Semoga informasi ini bermanfaat bagi para ibu. Jika ada tips atau informasi lain yang ingin dibagikan, silakan berbagi dengan ibu-ibu lainnya. Selamat beraktivitas dengan si Kecil!

Konsultasi Gratis dengan Ahli Gizi

Selain pertolongan pertama saat si Kecil mengalami memar, sebagai ibu tentu kita juga perlu memperhatikan pola makan dan gizi si Kecil. Kesehatan dan pertumbuhan si Kecil sangat bergantung pada asupan nutrisi yang baik. Untuk itu, Frisian Flag Indonesia menyediakan konsultasi gratis dengan ahli gizi yang dapat membantu kita dalam memberikan nutrisi yang tepat untuk si Kecil.

Untuk mengikuti konsultasi gratis dengan ahli gizi, kita perlu mengisi data diri dan data anak. Data diri meliputi nama lengkap ibu, nomor handphone (Whatsapp), email, dan password. Selain itu, kita juga perlu mengisi informasi mengenai susu yang dikonsumsi anak saat ini atau susu ibu hamil. Selain itu, kita juga perlu memilih status atau kondisi ibu saat ini, seperti tidak hamil dan memiliki anak, sedang hamil, atau sedang hamil dan memiliki anak. Terakhir, kita perlu memasukkan perkiraan tanggal lahir anak.

Baca Juga:  Cara Membuat Susu Formula yang Benar untuk Mendukung Pertumbuhan Si Kecil

Setelah mengisi data diri dan data anak, kita perlu menyetujui syarat dan ketentuan serta kebijakan privasi Bunda & Balita. Selain itu, kita juga perlu menyetujui untuk menerima informasi dari Bunda & Balita, Frisian Flag Indonesia, dan partner Bunda & Balita.

Dengan mengikuti konsultasi gratis dengan ahli gizi, kita dapat memperoleh informasi dan saran yang berguna dalam memberikan nutrisi yang tepat untuk si Kecil. Ahli gizi akan membantu kita dalam menyusun menu makanan yang seimbang dan memberikan tips dalam menghadapi masalah gizi pada si Kecil.

Selain itu, Frisian Flag Indonesia juga memberikan hadiah spesial untuk ibu dan balita. Hadiah ini dapat berupa produk Frisian Flag dan hadiah menarik lainnya. Dengan mengikuti konsultasi gratis dengan ahli gizi, kita tidak hanya mendapatkan informasi yang bermanfaat, tetapi juga dapat memperoleh hadiah yang menarik.

Jadi, tunggu apa lagi? Ayo segera ikuti konsultasi gratis dengan ahli gizi dari Frisian Flag Indonesia dan dapatkan manfaatnya untuk si Kecil. Jangan lewatkan kesempatan ini untuk memberikan nutrisi yang tepat dan menjaga kesehatan si Kecil.

Subscribe, follow lembarkerjauntukanak.com