Mata Bayi Berair? Tangani dengan 7 Cara Ini



Mata Bayi Berair? Tangani dengan 7 Cara Ini

Mata bayi yang berair adalah kondisi yang sering terjadi pada bayi. Ketika bayi berkedip, kelenjar di kelopak matanya akan menghasilkan air mata untuk melembapkan mata dan mencegah benda asing masuk ke dalam mata. Produksi air mata ini bisa meningkat pada beberapa situasi, seperti saat bayi menangis, tertawa, atau menguap.

Namun, ada beberapa faktor yang dapat menyebabkan mata bayi menjadi lebih berair. Untuk mengatasi masalah ini, kita perlu mengetahui penyebabnya terlebih dahulu. Ada beberapa penanganan yang dapat dilakukan di rumah, namun dalam beberapa kasus, perawatan medis mungkin diperlukan, termasuk penggunaan obat-obatan atau bahkan operasi.

Faktor Penyebab Mata Bayi Berair

1. Reaksi Alergi
Mata bayi yang berair bisa disebabkan oleh reaksi alergi terhadap debu, bulu, atau serbuk sari. Jika mata bayi berair akibat alergi, biasanya bayi juga akan menunjukkan gejala lain seperti nyeri telinga, bersin, hidung tersumbat, dan hidung gatal.

2. Mata Kering
Mata bayi bisa menjadi berair jika mengalami kekeringan. Tubuh bayi akan merangsang produksi air mata lebih banyak untuk menjaga kelembapan mata. Mata bayi bisa menjadi kering akibat faktor lingkungan seperti sinar matahari yang terlalu terang, mata lelah, angin, atau asap.

3. Iritasi
Iritasi pada mata bayi dapat menyebabkan mata menjadi berair. Iritasi bisa disebabkan oleh bahan kimia iritatif seperti parfum atau debu, atau benda asing yang masuk ke dalam mata. Ketika bayi merasakan adanya benda asing di mata, ia akan menggosok-gosok mata dengan tangannya yang justru membuat keadaan mata menjadi lebih buruk.

4. Flu
Penyakit flu juga bisa menyebabkan mata bayi menjadi berair. Sistem kekebalan tubuh bayi yang masih lemah membuatnya rentan terhadap flu. Bayi juga cenderung sering menyentuh wajahnya saat mengalami flu, sehingga kuman dapat menyebar dengan cepat. Selain mata bayi yang berair, bayi juga bisa mengalami bersin-bersin dan hidung tersumbat.

Baca Juga:  4 Hal yang Mempengaruhi Psikolgi Anak & Perkembangannya

5. Saluran Air Mata yang Tersumbat
Saluran air mata bayi bisa tersumbat sehingga air mata tidak dapat mengalir dari sudut kelopak mata menuju rongga hidung. Akibatnya, air mata akan kembali ke mata dan membuat mata bayi menjadi berair. Penyumbatan saluran air mata ini bisa terjadi karena saluran air mata terlalu sempit atau tidak terbuka dengan baik sejak lahir.

6. Infeksi
Infeksi seperti bintitan atau konjungtivitis juga dapat menyebabkan mata bayi berair. Bintitan disebabkan oleh infeksi pada kelenjar minyak di kelopak mata, yang menyebabkan benjolan merah yang terasa sakit dan membuat mata bayi berair. Konjungtivitis disebabkan oleh infeksi bakteri atau virus yang menyebabkan mata bayi mengeluarkan nanah, bengkak, kemerahan, dan berair.

Cara Mengatasi Mata Bayi Berair

1. Kompres Mata dengan Air Hangat
Anda dapat mengompres mata bayi menggunakan handuk yang telah dibasahi dengan air hangat beberapa kali dalam sehari. Hal ini dapat membantu mengatasi penyumbatan saluran air mata.

2. Konsultasikan pada Dokter
Jika mata bayi berair disebabkan oleh alergi atau infeksi, sebaiknya konsultasikan pada dokter agar Anda dapat diberikan resep obat yang sesuai.

3. Lakukan Pijatan pada Saluran Air Mata Bayi
Anda juga dapat melakukan pijatan pada saluran air mata bayi untuk membukanya. Gunakan jari telunjuk yang telah dibersihkan untuk melakukan pijatan lembut di dekat sudut dalam mata atau di sisi tulang hidung bayi. Arahkan pijatan ke arah cuping hidung. Lakukan pijatan ini beberapa kali setiap hari selama beberapa bulan.

4. Tindakan Operasi
Jika penyumbatan saluran air mata bayi tidak kunjung membaik, dokter mungkin merekomendasikan tindakan operasi untuk mengatasi masalah ini.

Baca Juga:  Ragam Camilan Sehat Khas Indonesia yang Baik untuk si Kecil

5. Bersihkan Mata Bayi
Bersihkan kotoran pada mata bayi dengan menggunakan kain kasa atau kain lembut yang dibasahi dengan air hangat. Usap lembut bagian ujung mata dengan kain tersebut. Pastikan untuk menggunakan kain yang berbeda untuk setiap mata.

6. Lindungi Mata Bayi
Lindungi mata bayi dari cuaca dingin, sinar matahari terik, dan angin yang dapat memperparah gejala mata bayi yang berair.

7. Hindari Bayi Menyentuh Mata
Hindarkan bayi dari kebiasaan menyentuh mata dengan tangan yang kotor, karena hal ini dapat membuat kondisi mata bayi semakin buruk.

Demikianlah beberapa cara yang dapat Anda lakukan untuk mengatasi mata bayi yang berair. Namun, jika kondisi mata bayi tidak kunjung membaik atau jika Anda memiliki kekhawatiran lain terkait kesehatan mata bayi, sebaiknya konsultasikan pada dokter untuk mendapatkan penanganan yang lebih lanjut.

Sumber:
– Suara
– Alodokter
– SehatQ


Subscribe, follow lembarkerjauntukanak.com