Normalkah Bila si Kecil Berjalan Tanpa Merangkak?

Normalkah Bila si Kecil Berjalan Tanpa Merangkak?

Pada umumnya, bayi memulai tahap merangkak ketika mereka berusia sekitar 6-10 bulan. Merangkak adalah tahap perkembangan motorik yang penting bagi bayi, karena melibatkan penggunaan lengan dan kaki untuk menopang tubuh mereka di atas lantai. Selain itu, merangkak juga melatih kemampuan motorik halus bayi.

Namun, ada beberapa bayi yang langsung terlihat berjalan tanpa melewati tahap merangkak. Apakah ini normal? Apakah bayi tersebut mengalami gangguan tumbuh kembang?

Menurut para ahli, bayi yang langsung berjalan tanpa merangkak tidak mengalami konsekuensi medis yang serius. Dokter Beth Ellen Davis, seorang ahli perkembangan anak di Madigan Army Medical Center, Tacoma, Washington, AS, menyatakan bahwa kemampuan bicara dan berbahasa adalah parameter yang lebih baik untuk menilai perkembangan anak. Selama perkembangan si Kecil dalam kisaran normal, melewati tahapan merangkak tidak akan menyebabkan masalah serius di kemudian hari.

Pendapat serupa juga dikemukakan oleh Prof. Dr. Susan, dari Divisi Perkembangan dan Perilaku Anak di Fakultas Kedokteran Universitas Mississippi di Jackson, Mississippi, AS. Ia menyatakan bahwa anak yang memiliki kemampuan motorik kasar yang sangat baik dan lebih awal daripada perkembangan yang seharusnya bisa saja mulai masuk tahapan perkembangan berjalan lebih awal daripada usianya. Hal ini menjelaskan bahwa anak-anak yang melewatkan tahapan perkembangan merangkak tidak akan memiliki gangguan belajar di kemudian hari.

Namun, perlu diingat bahwa setiap anak memiliki perkembangan yang unik dan bisa saja ada faktor-faktor lain yang mempengaruhi kemampuan mereka dalam merangkak. Jika si Kecil tidak tampak tertarik untuk merangkak atau menunjukkan tanda-tanda keterlambatan perkembangan lainnya, sebaiknya konsultasikan dengan dokter anak untuk mendapatkan evaluasi lebih lanjut.

Baca Juga:  Bio Oil, Dry Oil Yang Bikin Happy

Selain itu, penting juga untuk memperhatikan perkembangan si Kecil secara menyeluruh. Perkembangan motorik hanya salah satu aspek dari tumbuh kembang anak. Pastikan si Kecil juga mengembangkan kemampuan sosial, emosional, kognitif, dan bahasa sesuai dengan usianya.

Jika si Kecil tidak tampak tertarik untuk merangkak atau menunjukkan tanda-tanda keterlambatan perkembangan lainnya, sebaiknya konsultasikan dengan dokter anak untuk mendapatkan evaluasi lebih lanjut. Dokter akan dapat memberikan penilaian yang lebih akurat dan memberikan panduan tentang langkah-langkah yang perlu diambil.

Selain itu, ada beberapa langkah yang bisa diambil untuk membantu merangsang perkembangan motorik si Kecil. Berikut ini adalah beberapa tips yang dapat dilakukan:

1. Berikan kesempatan untuk bermain di lantai: Biarkan si Kecil bermain di lantai dengan bebas. Berikan mainan yang menarik untuk merangsang gerakan dan eksplorasi.

2. Bantu si Kecil untuk berlatih merangkak: Jika si Kecil belum menunjukkan minat untuk merangkak, Anda dapat membantu dengan memberikan dukungan dan motivasi. Bisa dengan meletakkan mainan di depannya atau memberikan dorongan lembut.

3. Berikan pijatan dan latihan fisik: Pijat lembut pada lengan, kaki, dan punggung si Kecil dapat membantu merangsang perkembangan ototnya. Selain itu, Anda juga dapat melakukan latihan fisik seperti menggerakkan lengan dan kaki secara lembut.

4. Jaga lingkungan yang aman: Pastikan lingkungan tempat si Kecil bermain aman dan bebas dari benda-benda berbahaya. Hal ini akan memberikan kebebasan bagi si Kecil untuk bergerak dan menjelajah.

5. Dukungan dan pujian: Berikan dukungan dan pujian kepada si Kecil ketika ia mencoba merangkak atau menunjukkan perkembangan motorik lainnya. Hal ini akan memberikan motivasi dan rasa percaya diri pada si Kecil.

Baca Juga:  Selingkuh Bukan Khilaf dan Jawaban Ketika Rasa Cinta Mulai Hilang

6. Konsultasikan dengan dokter anak: Jika Anda memiliki kekhawatiran tentang perkembangan motorik si Kecil, sebaiknya konsultasikan dengan dokter anak. Dokter akan dapat memberikan evaluasi yang lebih akurat dan memberikan saran yang sesuai.

Dalam hal ini, penting untuk diingat bahwa setiap anak memiliki perkembangan yang unik dan bisa saja ada variasi dalam tahapan perkembangan motoriknya. Jadi, jika si Kecil tidak merangkak seperti bayi-bayi lainnya, tidak perlu khawatir terlalu banyak. Namun, jika Anda memiliki kekhawatiran atau pertanyaan lebih lanjut, sebaiknya konsultasikan dengan dokter anak untuk mendapatkan evaluasi lebih lanjut.

Dapatkan info parenting dan hadiah spesial dari Bunda & Balita dengan mendaftar pada formulir di atas. Kami juga menyediakan konsultasi gratis dengan ahli gizi untuk membantu menjawab pertanyaan dan memberikan panduan tentang gizi dan nutrisi yang tepat untuk si Kecil.

Subscribe, follow lembarkerjauntukanak.com