4 Cara Menggambar Hewan Bersama Si Kecil, Yuk Coba!



Manfaat Menggambar Hewan untuk Si Kecil

Menggambar hewan menjadi salah satu kegiatan yang bisa mendukung stimulasi fungsi otak dan kreativitas si Kecil. Melansir laman Very Well Family, secara umum seni dapat membantu si Kecil untuk memiliki momen pemahaman sebab dan akibat. Misalnya dalam aktivitas menggambar hewan, si Kecil yang bereksperimen dengan warna kemudian mendapatkan warna yang malah terlihat keruh. Atau dalam menggambar hewan, si Kecil akan memilih warna, bentuk, atau pola untuk mencapai imajinasi dalam pikirannya.

Lebih lanjut, berikut uraian manfaat menggambar hewan atau objek lainnya untuk tumbuh kembang si Kecil:

1. Mengoptimalkan kecerdasan motorik
Manfaat melakukan aktivitas seni termasuk menggambar hewan dapat melatih kecerdasan motorik si Kecil. Karena saat menggambar hewan, koordinasi mata dan tangan si Kecil terbangun saat membuat goresan yang kemudian menjadi gambar. Aktivitas ini jadi dasar yang potensial untuk perkembangan motoriknya.

2. Meningkatkan memori
Manfaat menggambar hewan selanjutnya adalah bisa menurunkan risiko penyakit Alzheimer pada anak sejak usia dini. Karena saat menggambar hewan atau objek lainya, secara tidak sadar si Kecil dituntut untuk berpikir dan berimajinasi sehingga menajamkan ingatannya secara terus-menerus.

3. Membangun konsentrasi
Manfaat menggambar yang lain adalah mengajarkan si Kecil konsep konsentrasi dan latihan. Ini bisa membantu si Kecil untuk semakin siap untuk mengerti konsep di sekolah. Selain itu, hal ini juga membantu si Kecil di kemudian hari kelak untuk berkonsentrasi demi mencapai hasil tertentu.

4. Membangun kesabaran
Kesabaran yang terbentuk jadi manfaat dari menggambar hewan selanjutnya bagi si Kecil. Dalam kegiatan menggambar hewan atau objek lainnya, si Kecil diajarkan untuk bersabar dengan membuat gambar terlebih dulu baru kemudian mewarnainya. Setelah itu, si Kecil juga harus sabar mewarnai dan memadukan warna yang tepat untuk hasil yang bagus.

Baca Juga:  Metode Ortho-K: Meminimalkan Kelainan Mata Minus dan Silinder Tanpa Bedah

5. Menjadi media berekspresi dan berkomunikasi
Seperti orang dewasa, menggambar hewan bisa jadi media untuk si Kecil mencurahkan perasaannya. Karena jadi media ekspresi, menggambar hewan atau objek lainnya menjadi kegiatan yang bisa membantu si Kecil berkomunikasi untuk menyampaikan hal-hal yang tidak bisa disampaikan secara verbal.

Langkah-Langkah Memulai Menggambar Hewan Bersama Si Kecil

Setelah memahami setiap manfaatnya, berikut ini langkah-langkah yang bisa Bunda lakukan untuk memulai kegiatan menggambar hewan bersama si Kecil:

1. Sedialah peralatan menggambar
Selalu sediakan peralatan menggambar agar si Kecil dapat menggambar dan mencoret-coret kapan saja. Bunda bisa membawa peralatan ini bahkan saat pergi keluar bersama si Kecil dan keluarga lainnya.

2. Biarkan si Kecil memilih subjek gambar
Biarkan anak si Kecil memutuskan apa yang akan digambar atau ditulis. Latihan apa pun yang dilakukan anak si Kecil dengan memegang krayon atau pensil dan menggambar, garis, atau lingkaran sekaligus bisa membantunya untuk belajar menulis.

3. Beri apresiasi terhadap karya si Kecil
Beri apresiasi untuk setiap karya si Kecil. Pujilah usaha si Kecil meskipun ‘tulisan’ atau ‘gambar’ mereka lebih seperti coretan dan belum tampak sempurna.

4. Ajak si Kecil untuk memberi tanda pada karyanya
Ajak si Kecil untuk memberi tanda pada karyanya, meskipun itu hanya huruf pertama dari namanya atau coretan. Kemudian Bunda bisa menulis nama si Kecil di bawahnya agar mereka terbiasa melihatnya.

5. Pamerkan karya si Kecil
Pamerkan gambar anak. Misalnya, taruh di lemari es dan tunjukkan pada orang yang berkunjung.

Cara-Cara Menggambar Hewan yang Mudah untuk Si Kecil

Berikut ini adalah sejumlah cara menggambar hewan yang mudah dan bisa Bunda ajarkan pada si Kecil saat mereka belajar menggambar hewan:

Baca Juga:  Biaya Masuk SD Tahun Ajaran Baru di Jakarta Timur, Ada yang SPP per Bulannya Rp600 Ribu!

Cara menggambar hewan: anak ayam
1. Buat lingkaran
2. Buat lagi lingkaran yang ukurannya lebih kecil dari lingkaran sebelumnya, menempel seperti pada gambar di atas
3. Buat mata dan paruh anak ayam di lingkaran yang kecil
4. Buat ekor dan sayap di lingkaran yang besar
5. Buat kaki anak ayam di bawah lingkaran yang besar

Cara menggambar hewan: ikan
1. Buat lingkaran oval seperti gambar di atas
2. Buat sirip di atas dan sirip di bawah serta ekor ikan
3. Tambahkan mata dan mulut serta sirip sampingnya
4. Warna ikan supaya gambar lebih menarik

Cara menggambar hewan: kucing
1. Buat lingkaran
2. Tambahkan telinga kucing di bagian kiri dan kanan pada sisi atas lingkaran
3. Tambahkan dua lingkaran kecil sejajar di dalam lingkaran sebagai mata kucing
4. Tambahkan hidung dan mulut kucing seperti pada gambar
5. Tambahkan kumis kucing pada sisi kiri dan kanan seperti pada gambar
6. Warna kepala kucing supaya gambar menjadi lebih menarik

Cara menggambar hewan: anjing
1. Buat lingkaran
2. Tambahkan dua lingkaran di dalam lingkaran besar yang sudah dibuat sebelumnya
3. Tambahkan lingkaran oval di bawah
4. Buat hidung anjing di bagian lingkaran oval di bawah
5. Buat telinga anjing mulai dengan membuat bentuk setengah lingkaran seperti pada gambar
6. Buat telinga dan lidah anjing
7. Sempurnakan dan hapus garis yang tidak diperlukan
8. Tambahkan bola mata di bagian mata anjing
9. Warna kepala anjing agar gambar menjadi lebih menarik

Itulah sejumlah informasi mulai dari manfaat hingga langkah-langkah memulai aktivitas menggambar hewan yang bisa dilakukan bersama si Kecil. Aktivitas ini tentu menjadi stimulasi yang baik untuk perkembangan otak si Kecil di usia dininya. Jangan lupa, dukung dengan asupan bernutrisi yang penuh dengan kandungan gizi untuk mengoptimalkan fungsi otak dan kreativitasnya.

Baca Juga:  7 Rekomendasi Toko Daging untuk BBQ di Tahun Baru

Selain itu, selama masa tumbuh kembangnya, hormon pertumbuhan sangat dibutuhkan untuk perkembangan otak dan otot anak. Peran 9AAE sangat berpengaruh pada hormon pertumbuhan. Bahkan kekurangan 1 dari 9AAE dapat menurunkan potensi tinggi badan sebanyak 34%, dan kekurangan semua jenis 9AAE dapat menurunkan potensi tinggi badan hingga 50%. 9AAE dan DHA harus terpenuhi bersamaan. Karena keduanya harus bekerja bersamaan dan harus dipenuhi dari makanan karena tubuh tidak bisa memproduksinya sendiri.


Subscribe, follow lembarkerjauntukanak.com