Mengatasi Penyakit Asma pada Anak

Mengatasi Penyakit Asma pada Anak

I. Pendahuluan
Asma merupakan kondisi berulang berupa keadaan saluran pernafasan mengalami penyempitan akibat hiperaktivitas terhadap rangsangan tertentu. Penyakit ini dapat menyebabkan peradangan pada saluran pernafasan yang bersifat sementara. Asma pada anak umumnya dialami oleh anak-anak yang berusia lima tahun. Penyakit asma dapat menjadi masalah serius jika tidak ditangani dengan baik. Oleh karena itu, penting bagi para orangtua untuk mengetahui cara mengatasi penyakit asma pada anak agar dapat memberikan penanganan yang tepat dan mencegah kambuhnya penyakit ini.

II. Faktor Penyebab Asma pada Anak
Ada beberapa faktor yang dapat menyebabkan anak mengalami asma. Pertama, faktor genetik. Jika salah satu anggota keluarga memiliki riwayat penyakit asma, maka anak memiliki potensi untuk mengembangkan penyakit ini. Selain itu, faktor lingkungan juga dapat mempengaruhi peluang anak terkena asma. Contohnya adalah terpapar asap tembakau, reaksi alergi seperti alergi debu atau makanan, tinggal di lingkungan yang polusif, berat badan rendah saat lahir, dan obesitas.

III. Langkah-Langkah Antisipasi untuk Mencegah Asma pada Anak
Untuk mencegah anak terkena asma atau agar penyakit asma pada anak tidak kambuh, ada beberapa langkah antisipasi yang dapat dilakukan oleh orangtua. Berikut ini adalah langkah-langkah tersebut:

1. Hindari pemicu yang membuat anak sering kambuh
Pemicu asma pada anak dapat bervariasi, seperti alergi debu, makanan, atau reaksi kulit. Orangtua perlu memahami pemicu-pemicu tersebut dan berusaha menghindarinya sebisa mungkin. Misalnya, membersihkan rumah secara teratur untuk mengurangi debu, menghindari makanan yang dapat memicu alergi pada anak, dan menjaga kebersihan kulit anak agar terhindar dari reaksi alergi.

2. Jauhkan anak dari asap rokok
Asap rokok merupakan salah satu pemicu utama asma pada anak. Oleh karena itu, penting bagi orangtua untuk menjaga anak agar tidak terpapar asap rokok. Jika ada anggota keluarga yang merokok, sebaiknya merokok di luar rumah atau di tempat yang terpisah dari anak. Selain itu, orangtua juga perlu mengajarkan anak tentang bahaya merokok dan pentingnya menjaga kesehatan saluran pernafasan.

Baca Juga:  Bunda, Ini 30 Daftar SMA Terbaik di Indonesia Berdasarkan LTMPT!

3. Dorong anak untuk aktif secara fisik
Aktivitas fisik yang rutin dapat membantu menjaga kesehatan paru-paru anak. Namun, orangtua perlu memastikan bahwa gejala asma anak dapat dikontrol dengan baik sehingga aktivitas fisik tidak memicu serangan asma. Orangtua dapat mengajak anak untuk berolahraga ringan seperti berenang, jogging, atau naik sepeda. Namun, perlu diingat untuk tidak memaksakan anak jika sudah terlihat kelelahan karena hal ini dapat memicu kambuhnya asma.

4. Rutin menimbang berat badan anak
Berat badan yang berlebih dapat menyebabkan sesak napas dan berbagai penyakit komplikasi lainnya, termasuk asma. Oleh karena itu, orangtua perlu rutin menimbang berat badan anak dan mengontrol pola makan anak agar tetap sehat dan terhindar dari obesitas.

5. Jaga kesehatan saluran pernafasan
Untuk mencegah asma pada anak, orangtua perlu menjaga kesehatan saluran pernafasan anak. Hal ini dapat dilakukan dengan menjaga kebersihan rumah agar terhindar dari debu dan kotoran yang dapat memicu alergi. Selain itu, orangtua juga perlu menjaga kebersihan hewan peliharaan jika ada di rumah, seperti membersihkan kandang dan menjaga kebersihan tubuh hewan agar bulu-bulu halus tidak terhirup oleh anak.

6. Menjaga kebersihan rumah
Kebersihan rumah juga penting untuk mencegah asma pada anak. Orangtua perlu membersihkan rumah secara teratur, termasuk membersihkan peralatan dan perabotan rumah tangga yang dapat menempel debu dan kotoran. Selain itu, ventilasi udara yang baik juga perlu diperhatikan agar udara di dalam rumah tetap segar dan bersih.

IV. Tindakan Penanganan saat Anak Mengalami Serangan Asma
Meskipun sudah melakukan langkah-langkah pencegahan, ada kalanya anak tetap mengalami serangan asma. Ketika anak mengalami serangan asma, berikut ini adalah tindakan yang dapat dilakukan oleh orangtua:

Baca Juga:  10 Makanan Bergizi untuk Menjaga Kesehatan dan Imun Anak

1. Tenangkan anak
Ketika anak mengalami serangan asma, orangtua perlu tenang dan mencoba menenangkan anak. Panik dan cemas hanya akan memperburuk kondisi anak. Ajak anak untuk bernafas secara perlahan dan dalam agar dapat mengendalikan napasnya.

2. Berikan obat sesuai anjuran dokter
Jika anak sudah memiliki obat asma yang diresepkan oleh dokter, berikan obat tersebut sesuai dengan dosis dan cara penggunaan yang benar. Pastikan anak menghirup obat dengan benar dan berikan dukungan kepada anak agar merasa tenang.

3. Cari bantuan medis jika diperlukan
Jika serangan asma anak tidak kunjung membaik atau semakin parah, segeralah mencari bantuan medis. Hubungi dokter anak atau segera bawa anak ke unit gawat darurat terdekat. Serangan asma yang tidak ditangani dengan baik dapat berakibat fatal bagi anak.

V. Kesimpulan
Asma merupakan kondisi saluran pernafasan yang mengalami penyempitan akibat hiperaktivitas terhadap rangsangan tertentu. Penyakit ini dapat mempengaruhi kualitas hidup anak jika tidak ditangani dengan baik. Oleh karena itu, penting bagi orangtua untuk mengetahui cara mengatasi penyakit asma pada anak. Langkah-langkah pencegahan seperti menghindari pemicu, menjaga kesehatan saluran pernafasan, dan memberikan penanganan yang tepat saat anak mengalami serangan asma dapat membantu mencegah kambuhnya penyakit ini. Jika anak mengalami serangan asma yang tidak kunjung membaik, segera cari bantuan medis untuk penanganan yang lebih lanjut.

Subscribe, follow lembarkerjauntukanak.com