Ketahui Manfaat Yoghurt untuk Kesehatan Anak

Kapan Anak Boleh Mengonsumsi Yoghurt?

Menurut para ahli, anak bisa mulai mengonsumsi yoghurt ketika usianya sudah mencapai 9-10 bulan. Pada usia ini, sebagian besar bayi sudah diperkenalkan dengan makanan pendamping ASI (MPASI) dan pencernaan mereka sudah cukup matang untuk mengolah makanan padat. Namun, penting bagi orang tua untuk memilih jenis yoghurt yang tepat untuk bayi mereka.

Yoghurt yang aman untuk bayi adalah yoghurt tawar (plain) tanpa tambahan pemanis. Hindari memberikan yoghurt yang mengandung buah-buahan atau sirup, karena bisa membuat bayi terlalu terstimulasi dengan rasa manis. Selain itu, pastikan yoghurt yang diberikan sudah diproses dengan cara pasteurisasi untuk menghilangkan bakteri berbahaya.

Takaran yoghurt yang diberikan kepada bayi juga perlu diperhatikan. Untuk bayi usia 9-10 bulan, takaran yang dianjurkan adalah sekitar ¼ hingga ½ cangkir yoghurt. Sedangkan untuk bayi usia 12-24 bulan, takaran bisa ditingkatkan menjadi lebih dari ½ cangkir. Namun, tetap perhatikan reaksi bayi terhadap yoghurt dan konsultasikan dengan dokter anak jika ada kekhawatiran.

Manfaat Yoghurt untuk Anak

Yoghurt memiliki banyak manfaat yang baik untuk kesehatan anak. Berikut ini adalah beberapa manfaat yoghurt yang perlu diketahui:

1. Menjaga Keseimbangan Saluran Cerna
Yoghurt mengandung bakteri baik atau probiotik yang dapat membantu menjaga keseimbangan saluran cerna anak. Bakteri baik ini dapat menghambat pertumbuhan kuman dan bakteri patogen yang dapat menyebabkan gangguan pencernaan. Dengan mengonsumsi yoghurt secara teratur, saluran cerna anak dapat tetap sehat dan lancar.

2. Sumber Protein dan Kalsium
Yoghurt merupakan sumber protein dan kalsium yang baik untuk pertumbuhan dan perkembangan anak. Protein sangat penting untuk pembentukan jaringan tubuh, sedangkan kalsium dibutuhkan untuk pertumbuhan tulang dan gigi yang kuat. Dengan mengonsumsi yoghurt, anak akan mendapatkan asupan nutrisi penting ini.

Baca Juga:  Kenali Tanda si Kecil Perlu Batalkan Puasa

3. Meredakan Diare
Beberapa penelitian menunjukkan bahwa yoghurt dapat membantu meredakan gejala diare pada anak. Kandungan probiotik dalam yoghurt dapat memelihara bakteri baik di saluran pencernaan dan mengurangi infeksi bakteri yang menyebabkan diare. Namun, penting untuk memilih yoghurt yang tidak mengandung tambahan gula atau pemanis buatan.

4. Menjaga Kesehatan Tulang
Kalsium, protein, dan vitamin D dalam yoghurt sangat penting untuk kesehatan tulang anak. Nutrisi ini membantu membangun dan memperkuat tulang, serta mencegah risiko osteoporosis di kemudian hari. Dengan mengonsumsi yoghurt secara teratur, anak dapat menjaga kesehatan tulangnya dengan baik.

5. Meningkatkan Imunitas Tubuh
Probiotik dalam yoghurt dapat membantu meningkatkan sistem imun anak. Sistem imun yang kuat akan membantu melindungi anak dari berbagai penyakit dan infeksi. Dengan mengonsumsi yoghurt secara teratur, anak akan memiliki kekebalan tubuh yang lebih baik.

Resep Olahan Yoghurt

Selain dikonsumsi langsung, yoghurt juga bisa diolah menjadi berbagai hidangan yang lezat. Berikut ini adalah beberapa resep olahan yoghurt yang bisa Anda coba:

1. Puding Yoghurt Strawberry
– Bahan:
– 700 ml air matang
– 100 gram gula pasir
– 1 bungkus agar-agar bubuk
– 1 sendok teh jeli bubuk
– 100 gram yoghurt plain
– 500 gram stroberi, blender halus
– 75 gram cooking cream

– Cara membuat:
1. Rebus air, gula pasir, agar-agar bubuk, dan jeli bubuk hingga mendidih.
2. Masukkan yoghurt dan stroberi yang sudah diblender halus, lalu masak hingga mendidih.
3. Tambahkan cooking cream dan aduk hingga rata.
4. Tuang adonan dalam gelas atau tempat puding, lalu bekukan di lemari es.
5. Puding yoghurt strawberry siap disajikan kepada anak.

Baca Juga:  8 Rekomendasi Slow Cooker Untuk MPASI dengan Harga Terjangkau

2. Smoothies Yoghurt
– Bahan:
– 2 buah pisang
– 100 gram stroberi beku
– 300 ml yoghurt tawar

– Cara membuat:
1. Masukkan semua bahan ke dalam blender.
2. Blender hingga semua bahan tercampur dan teksturnya halus.
3. Tuangkan smoothies yoghurt ke dalam mangkuk.
4. Jika ada sisa stroberi dan pisang, potong-potong dan tambahkan ke dalam smoothies yang sudah diblender.

Dengan mengolah yoghurt menjadi hidangan yang menarik, anak akan lebih tertarik untuk mencicipinya. Selain itu, Anda juga bisa menambahkan potongan buah-buahan segar atau granola sebagai topping untuk menambah rasa dan nutrisi pada hidangan yoghurt.

Kesimpulan

Yoghurt memiliki banyak manfaat yang baik untuk kesehatan anak. Dengan mengonsumsi yoghurt secara teratur, anak akan mendapatkan nutrisi penting seperti protein, kalsium, dan probiotik yang baik untuk pertumbuhan dan perkembangannya. Namun, penting untuk memilih yoghurt yang aman dan tidak mengandung tambahan pemanis buatan. Selain itu, Anda juga bisa mengolah yoghurt menjadi berbagai hidangan yang lezat dan menarik bagi anak. Dengan begitu, anak akan lebih tertarik dan senang mengonsumsi yoghurt sebagai bagian dari pola makan sehari-hari mereka.

Subscribe, follow lembarkerjauntukanak.com