Bu, Ini 11 Fakta Anak Pertama Perempuan dan Laki-laki

11 Fakta Anak Pertama Perempuan dan Laki-laki

Memiliki rasa tanggung jawab

Anak pertama memiliki sifat tanggung jawab yang lebih tinggi dibandingkan dengan saudara-saudaranya yang lebih muda. Menurut penelitian yang dilakukan oleh komunitas YouGov, sekitar 54 persen anak pertama merasa lebih yakin bahwa mereka cukup bertanggung jawab dibandingkan dengan adik-adiknya. Oleh karena itu, penting bagi orang tua untuk mengajarkan rasa tanggung jawab kepada anak pertama sejak usia dini. Misalnya, dengan memberi tugas sederhana seperti membereskan mainan atau membuang sampah pada tempatnya.

Bisa diandalkan

Anak pertama sering kali dianggap lebih bisa diandalkan dibandingkan dengan adik-adiknya. Penelitian di National Bureau of Economic Research (NBER) menunjukkan bahwa anak pertama cenderung memiliki sikap yang bisa diandalkan oleh orang tua, adik, dan orang di sekitarnya. Hal ini mungkin berkaitan dengan perannya sebagai kakak dan tanggung jawab yang harus mereka emban.

Mandiri

Anak pertama sering kali memiliki sifat mandiri yang lebih kuat dibandingkan dengan saudara-saudaranya. Hal ini disebabkan oleh kebiasaan yang diajarkan oleh orang tua sejak dini. Sebagai orang tua, Anda dapat membiasakan anak pertama untuk melakukan hal-hal mandiri seperti makan sendiri, membereskan mainan, atau tidur sendiri. Dengan membiasakan anak pertama untuk mandiri, mereka akan menjadi individu yang lebih mandiri dan percaya diri.

Bisa jadi pemimpin

Anak pertama sering kali memiliki sifat kepemimpinan yang kuat. Mereka memiliki tanggung jawab untuk menjadi contoh bagi adik-adiknya dan sering kali diandalkan oleh orang tua. Sebagai orang tua, Anda dapat melatih jiwa kepemimpinan anak pertama dengan mendorong mereka untuk memimpin doa saat makan bersama, menerapkan sikap disiplin, dan mengajarkan mereka untuk berani beropini.

Baca Juga:  Cemas Jelang Lahiran? Yuk, Ikuti 5 Tips Ini

Memiliki rasa percaya diri

Anak pertama cenderung memiliki rasa percaya diri yang lebih tinggi dibandingkan dengan adik-adiknya. Namun, perlu diingat bahwa setiap anak itu unik dan memiliki tingkat percaya diri yang berbeda. Sebagai orang tua, Anda dapat mendukung perkembangan rasa percaya diri anak pertama dengan memberikan pujian dan penghargaan saat mereka melakukan sesuatu yang baik.

Tahu banyak hal

Studi menunjukkan bahwa anak pertama cenderung menguasai lebih banyak hal dibandingkan dengan adiknya. Mereka sering kali lebih berorientasi pada akademis dan memiliki tujuan seumur hidup yang lebih jelas. Hal ini mungkin disebabkan oleh peran mereka sebagai kakak yang ingin memberikan contoh yang baik bagi adik-adiknya.

Cenderung perfeksionis

Anak pertama sering kali memiliki sifat perfeksionis, di mana mereka selalu ingin melakukan segala sesuatu dengan sempurna. Namun, sifat perfeksionis juga dapat menjadi sifat buruk jika berlebihan. Anak pertama mungkin sulit untuk mengakui kesalahannya dan terlalu keras pada diri sendiri. Sebagai orang tua, penting untuk mengajarkan anak pertama untuk menerima kesalahan dan belajar dari mereka.

Lebih perhatian

Anak pertama cenderung memiliki rasa perhatian yang lebih besar terhadap orang lain, termasuk adik-adiknya. Hal ini disebabkan oleh tanggung jawab yang mereka emban sebagai kakak dan contoh yang baik bagi adik-adiknya. Mereka juga lebih peka terhadap perasaan orang-orang di sekitarnya.

Egois dan suka memerintah

Anak pertama sering kali memiliki sifat egois dan suka memerintah. Meskipun sifat ini dapat dianggap negatif, sebenarnya mereka memiliki alasan yang baik di baliknya. Anak pertama cenderung ingin melindungi dan menjaga orang yang mereka sayangi, sehingga mereka terkadang terlihat egois dan suka memerintah.

Pintar

Anak pertama sering kali berprestasi di sekolah dan memiliki kecerdasan yang tinggi. Hal ini mungkin disebabkan oleh dorongan yang kuat untuk menunjukkan diri dan kebiasaan membaca sejak kecil. Anak pertama juga cenderung lebih terorganisir, tepat waktu, dan kompeten.

Baca Juga:  Serba-Serbi Tes Mantoux Pada Anak

Penasehat yang baik

Anak pertama cenderung menjadi penasehat yang baik karena mereka memiliki pengalaman lebih banyak dalam menghadapi berbagai masalah. Mereka telah melihat bagaimana orang tua mereka menyelesaikan masalah dan belajar dari kesalahan mereka sendiri. Sebagai orang tua, Anda dapat mendukung perkembangan sifat penasehat anak pertama dengan memberikan mereka ruang untuk berbagi pendapat dan pengalaman.

Dengan mengetahui fakta-fakta di atas, Anda sebagai orang tua dapat memberikan pola asuh yang tepat bagi anak pertama Anda. Selain itu, penting juga untuk mengenali bahwa setiap anak memiliki keunikan dan karakteristik masing-masing. Oleh karena itu, penting untuk memberikan perhatian dan kasih sayang yang sama kepada semua anak.

Subscribe, follow lembarkerjauntukanak.com