Alami Plasenta Previa, Tidak Bisa Melahirkan Secara Normal ?


Plasenta Previa: Kondisi yang Mengerikan Namun Bukan Akhir Dari Segalanya

Ketika saya pertama kali mendengar diagnosa Plasenta Previa, perasaan takut dan cemas langsung menyelimuti pikiran saya. Saya merasa seperti ada beban besar yang menekan hati saya. Bagaimana tidak, saya mendengar cerita-cerita mengerikan tentang komplikasi yang dapat terjadi akibat Plasenta Previa. Saya begitu takut bahwa saya tidak akan bisa melahirkan secara normal, impian saya sejak dulu. Namun, apakah benar kondisi kehamilan dengan Plasenta Previa tidak bisa melahirkan secara normal?

Sebelum saya melanjutkan cerita ini, izinkan saya memperkenalkan diri. Saya adalah seorang ibu yang telah melahirkan anak saya hampir enam tahun yang lalu. Meski sudah lama, kenangan tentang kehamilan saya masih segar di ingatan saya. Kehamilan adalah momen yang luar biasa dalam hidup saya, meskipun ada ketakutan dan kecemasan yang menyertainya.

Saat itu, ketika saya melihat hasil test pack yang menunjukkan bahwa saya hamil, perasaan saya benar-benar campur aduk. Saya merasa bahagia karena saya dan suami telah dipercaya untuk menjadi orangtua, namun pada saat yang sama, saya juga merasa khawatir dan takut menghadapi segala macam risiko yang mungkin terjadi selama kehamilan. Sebagai seorang yang tidak melakukan pemeriksaan pra nikah sebelum menikah, saya menyadari bahwa saya dan suami telah melewatkan langkah yang sangat penting untuk memastikan kesehatan kami sebelum hamil. Saya tidak ingin ada sesuatu yang saya sesali ketika saya hamil, jadi saya menyarankan kepada semua calon ibu untuk melakukan pemeriksaan kesehatan sebelum menikah. Ini adalah langkah yang sangat penting untuk memastikan kesehatan Anda dan kesiapan Anda untuk menjadi seorang ibu.

Kembali ke cerita saya, ketika usia kandungan saya masih muda, saya didiagnosis mengalami Plasenta Previa. Saya ingat betul kata-kata dokter kandungan saya saat itu, “Plasentanya tidak terletak dengan normal, kemungkinan besar Anda mengalami Plasenta Previa.” Mendengar kata-kata itu, jantung saya berdetak kencang dan rasanya seperti dunia saya runtuh. Saya yakin bahwa saya tidak akan bisa melahirkan secara normal, padahal itu adalah impian saya sejak dulu.

Baca Juga:  5 Cara Mengajarkan si Kecil untuk Menghargai Perbedaan

Namun, saya tidak begitu saja mempercayai diagnosa dokter tersebut. Saya memutuskan untuk mencari pendapat kedua dengan berkonsultasi ke dokter kandungan lainnya. Beruntung, dokter kandungan yang saya temui kali ini bisa memberikan saya ketenangan yang lebih besar. Saya langsung memberi tahu suami saya, “Ayo kita pindah ke dokter kandungan lain saja. Dokter yang sebelumnya membuat saya khawatir terus menerus, saya merasa lebih tenang dengan dokter kandungan yang baru ini.”

Plasenta Previa memang merupakan salah satu kondisi yang menakutkan bagi semua ibu hamil. Saya tidak tahu apakah itu hanya rasa takut saya ataukah semua ibu hamil merasakannya. Untuk lebih memahami tentang Plasenta Previa, saya berbicara dengan dr. Yassin Yanuar MIB, seorang spesialis kandungan dan kehamilan. Beliau menjelaskan bahwa plasenta adalah sumber utama nutrisi dan oksigen bagi janin selama dalam kandungan. Plasenta terdiri dari jaringan yang kaya akan pembuluh darah. Pada kondisi ideal, plasenta terletak di dinding rahim bagian atas dan tidak mengganggu jalan lahir atau leher rahim. Namun, pada beberapa kasus, plasenta bisa terimplantasi di sisi dinding rahim yang dekat dengan jalan lahir, bahkan menutupi jalan lahir. Kondisi ini dikenal sebagai Plasenta Previa.

Lebih lanjut, dr. Yassin menjelaskan bahwa ada beberapa jenis Plasenta Previa, yaitu Plasenta Previa totalis, Plasenta Previa parsialis, Plasenta Marginalis, dan Plasenta Letak Rendah. Plasenta Previa totalis terjadi ketika plasenta menutupi seluruh jalan lahir, sedangkan Plasenta Previa parsialis terjadi ketika plasenta hanya menutupi sebagian jalan lahir. Plasenta Marginalis terjadi ketika plasenta terletak tepat di tepi pintu jalan lahir, sedangkan Plasenta Letak Rendah terjadi ketika tepi plasenta sangat dekat dengan tepi jalan lahir.

Baca Juga:  Camilan Sehat Pengganti Permennya

Namun, yang perlu diwaspadai dari kondisi ini adalah kemungkinan adanya komplikasi selama kehamilan. Plasenta Previa bisa menyebabkan perdarahan yang fatal jika terjadi pelepasan jaringan plasenta yang menempel pada jalan lahir. Kondisi ini terjadi ketika rahim berkontraksi dan memicu perdarahan yang aktif. Sayangnya, Plasenta Previa tidak bisa dicegah sepenuhnya karena sampai sekarang penyebabnya masih belum diketahui dengan pasti. Namun, ada beberapa upaya pencegahan yang bisa dilakukan, seperti mendeteksi sedini mungkin melalui pemeriksaan ultrasonografi (USG) dan menghindari faktor risiko seperti merokok dan penggunaan narkoba. Juga, perempuan yang memiliki riwayat pembedahan atau trauma pada dinding rahim bagian dalam, seperti akibat operasi miom atau kuretase, berisiko lebih tinggi mengalami Plasenta Previa.

Ada pendapat yang mengatakan bahwa perempuan hamil dengan Plasenta Previa tidak bisa melahirkan secara normal. Namun, menurut dr. Yassin yang memiliki pengalaman di Bamed Klinik, jika plasenta hanya menutupi sebagian jalan lahir atau terletak di ujung jalan lahir, masih ada kemungkinan untuk melahirkan secara normal dengan pemantauan yang ketat. Saya teringat dengan cerita Darina yang pernah mengalami kehamilan dengan Plasenta Previa namun berhasil melahirkan secara normal.

Mendengar penjelasan dari dr. Yassin ini, saya merasa lega dan berharap bahwa informasi ini juga bermanfaat bagi ibu-ibu lain yang mengalami Plasenta Previa. Plasenta Previa memang menjadi kondisi yang menakutkan, namun bukan berarti itu adalah akhir dari segalanya. Dengan pemantauan yang baik dan perawatan yang tepat, masih ada harapan untuk melahirkan dengan aman dan sehat.

Jadi, bagi Anda yang sedang mengalami Plasenta Previa atau memiliki risiko terkena kondisi ini, janganlah berputus asa. Konsultasikan dengan dokter kandungan Anda untuk mendapatkan penanganan yang sesuai. Ingatlah bahwa setiap kehamilan dan kelahiran adalah unik, dan setiap ibu memiliki kekuatan yang luar biasa untuk melalui proses ini. Percayalah pada diri Anda sendiri dan jangan ragu untuk meminta bantuan dan dukungan dari orang-orang terdekat Anda.

Baca Juga:  Diare pada Anak: Kenali Gejala dan Cara Mengatasinya

Kehamilan adalah momen yang indah dan ajaib. Meskipun ada tantangan dan ketakutan yang mungkin Anda hadapi, ingatlah bahwa Anda tidak sendirian. Ada banyak sumber daya dan dukungan yang tersedia untuk membantu Anda melalui perjalanan ini. Jadilah seorang ibu yang kuat dan percaya bahwa Anda mampu melahirkan dengan aman dan sehat, meskipun menghadapi Plasenta Previa.


Subscribe, follow lembarkerjauntukanak.com