15 Good Manners Every Kid Needs


Yuk ajarkan si kecil 15 good manners berikut ini (selain tolong, maaf dan terimakasih) agar mereka menjadi pribadi yang paham etika dan tatakrama. It is amazing (dalam artian yang kurang bagus) bahwa sekarang banyak banget anak-anak yang saya lihat mulai kehilangan kemampuan bersopan santun. Dan sedihnya lagi, saya nggak hanya bicara tentang anak kecil usia balita yang mungkin memang masih belum paham benar artinya sopan santun, tapi saya bicara tentang anak-anak kisaran umur 10 tahun ke atas yang harusnya sudah bisa diajar tentang sopan santun.

Kalau ditanya salah siapa? Saya akan menunjuk orangtua. Jujur aja, kalau anak saya menunjukkan sikap tidak sopan, pihak pertama yang saya toyor adalah diri saya sendiri. Apakah saya yang saking sibuknya bekerja jadi lupa mengajarkan anak pentingnya tata krama? Atau saya yang seringkali lupa menegur anak atau mengingatkan anak ketika mereka lupa bersikap sopan? Mungkin etika di meja makan, bertelepon atau bertamu kesannya sepele, tapi buat saya ada alasan kenapa etika itu penting. Wong untuk urusan pergi ke mall aja juga ada aturan, hehehe.

Nah, buat saya sendiri, banyaaaak good manners yang perlu saya kenalkan ke anak-anak saya. Apa saja?

1. Ucapkan TOLONG ketika membutuhkan bantuan dari orang lain. Mau pihak lain itu adalah saudara, orangtua, supir atau Asisten Rumah Tangga.

2. Saat menerima sesuatu, jangan lupa katakan TERIMAKASIH. Kalaupun mereka tidak suka dengan hadiah yang mereka terima, tetap ucapkan terimakasih.

3. Jangan malu bilang MAAF setiap kali mereka ketahuan melakukan kesalahan.

4. TATAP MATA dan LIHAT WAJAH lawan bicara ketika sedang berbicara. Jangan malah sibuk melihat ke layar iPad atau smartphone.

5. SEBUTKAN NAMA kita ketika berkenalan dengan orang lain. Saya pernah mewawancara salah seorang artis terkenal. Dan, saat pertama kali kami bertemu, artis tersebut dengan santun berkenalan denga menyebutkan namanya, walaupun saya yakin semua orang pasti tahu siapa dia.

6. JANGAN MEMOTONG obrolan orang begitu saja.

7. Katakan PERMISI kalau melewati orang yang lebih tua atau harus berjalan di tengah-tengah antara dua orang yang sedang berbicara.

8. Biasakan ANTRI ketika ingin membeli sesuatu, memainkan permainan atau ingin ke toilet.

9. MEMINTA IZIN ketika ingin menggunakan barang milik orang lain atau memainkan mainan milik orang lain.

10. Jangan lupa BERPAMITAN ke orangtua teman ketika selesai bermain di rumah teman dan ingin pulang.

11. Usahakan KETUK PINTU terlebih dahulu jika ingin masuk ke kamar eyang, bunda, tante atau kamar mama ketika melihat pintu kamar tertutup rapat.

Baca Juga:  Let's Do the Chores!

12. UCAPKAN SELAMAT PAGI/SIANG atau MALAM ketika menelepon ke rumah teman.

13. JANGAN BERTERIAK-TERIAK ketika memanggil ART, supir atau tukang kebun di rumah. Butuh bantuan si bibik? Ya datangi ke kamar bibik (kecuali kalau mereka lagi sakit).

14. TUTUP MULUT dan HIDUNG ketika batuk, bersin atau bertahak. Begitu juga ketika membersihkan gigi dengan tusuk gigi, jangan lupa menutup mulut dengan tangan.

15. JANGAN BERBUNYI ketika sedang mengunyah makanan.

Kalau mommies ingin mengenalkan good manners ini, mommies bisa mengunduh tools kami di sini dan dibuat poster penghias dinding kamar si kecil. Jadi setiap saat, ia pun bisa melihat aturan emas ini :).

Bunda mau menambahkan? Good MannersAnak dan etikaShare ArticlefiaindriokusumoBiasa dipanggil Fia, ibu dari dua anak ini sudah merasakan serunya berada di dunia media sejak tahun 2002. “Memiliki anak membuat saya menjadj pribadi yang jauh lebih baik, karena saya tahu bahwa sekarang ada dua mahluk mungil yang akan selalu menjiplak segala perilaku saya,” demikian komentarnya mengenai serunya sebagai ibu.

Saat ini, saya ingin membahas mengenai pentingnya mengajarkan anak-anak tentang sopan santun atau tata krama. Saya merasa prihatin melihat banyak anak-anak di sekitar kita yang mulai kehilangan kemampuan bersopan santun. Masalah ini tidak hanya terjadi pada anak kecil usia balita, tetapi juga pada anak-anak yang usianya sudah di atas 10 tahun. Seharusnya, pada usia tersebut, anak-anak sudah seharusnya dapat diajarkan mengenai sopan santun.

Jika ditanya mengapa hal ini terjadi, saya akan menunjuk orangtua sebagai penyebab utama. Sebagai seorang ibu, saya merasa bertanggung jawab jika anak saya menunjukkan sikap yang tidak sopan. Saya bertanya pada diri sendiri, apakah saya terlalu sibuk dengan pekerjaan sehingga lupa untuk mengajarkan pentingnya tata krama kepada anak? Atau apakah saya sering lupa menegur anak atau mengingatkan mereka ketika lupa bersikap sopan? Saya menyadari bahwa etika di meja makan, saat bertelepon, atau saat bertamu mungkin terlihat sepele, tetapi bagi saya, hal tersebut memiliki alasan yang kuat mengapa etika itu penting. Bahkan untuk pergi ke mall pun ada aturan, bukan?

Sebagai seorang ibu, saya merasa perlu mengajarkan banyak good manners kepada anak-anak saya. Beberapa good manners yang perlu diajarkan antara lain adalah:

1. Mengucapkan “tolong” ketika membutuhkan bantuan dari orang lain, baik itu saudara, orangtua, supir, atau Asisten Rumah Tangga.

Baca Juga:  I Need a Break

2. Mengucapkan “terimakasih” saat menerima sesuatu. Jika mereka tidak menyukai hadiah yang diberikan, mereka tetap harus mengucapkan terimakasih.

3. Tidak malu untuk meminta maaf setiap kali mereka melakukan kesalahan.

4. Menatap mata dan melihat wajah lawan bicara ketika sedang berbicara. Mereka tidak boleh sibuk melihat layar iPad atau smartphone.

5. Menyebutkan nama saat berkenalan dengan orang lain. Saya pernah mengalami pengalaman berkenalan dengan seorang artis terkenal. Saat pertama kali kami bertemu, artis tersebut dengan sopan menyebutkan namanya, meskipun saya yakin semua orang pasti tahu siapa dia.

6. Tidak mengganggu obrolan orang lain begitu saja.

7. Mengucapkan “permisi” ketika melewati orang yang lebih tua atau harus berjalan di tengah-tengah antara dua orang yang sedang berbicara.

8. Mengajarkan anak-anak untuk mengantri ketika ingin membeli sesuatu, bermain permainan, atau pergi ke toilet.

9. Mengajarkan anak-anak untuk meminta izin ketika ingin menggunakan barang milik orang lain atau memainkan mainan milik orang lain.

10. Mengajarkan anak-anak untuk berpamitan kepada orangtua teman ketika selesai bermain di rumah teman dan ingin pulang.

11. Mengajarkan anak-anak untuk mengetuk pintu terlebih dahulu jika ingin masuk ke kamar eyang, bunda, tante, atau kamar mama ketika melihat pintu kamar tertutup rapat.

12. Mengajarkan anak-anak untuk mengucapkan “selamat pagi/siang/malam” ketika menelepon ke rumah teman.

13. Mengajarkan anak-anak untuk tidak berteriak-teriak saat memanggil ART, supir, atau tukang kebun di rumah. Jika mereka membutuhkan bantuan dari ART, mereka harus pergi ke kamar ART (kecuali jika ART sedang sakit).

14. Mengajarkan anak-anak untuk menutup mulut dan hidung ketika batuk, bersin, atau mengeluarkan dahak. Ketika membersihkan gigi dengan tusuk gigi, mereka juga harus menutup mulut dengan tangan.

15. Mengajarkan anak-anak untuk tidak membuat suara saat sedang mengunyah makanan.

Jika mommies ingin mengenalkan good manners ini kepada anak-anak, mommies dapat mengunduh tools yang telah kami sediakan dan membuat poster penghias dinding kamar si kecil. Dengan begitu, mereka dapat melihat aturan-aturan ini setiap saat.

Apakah mommies memiliki tambahan mengenai good manners yang perlu diajarkan kepada anak-anak?

Dalam mengajarkan good manners kepada anak-anak, orangtua harus menjadi contoh yang baik. Orangtua harus menjaga sikap sopan santun dalam berinteraksi dengan orang lain, baik di dalam maupun di luar rumah. Anak-anak akan meniru perilaku orangtua, jadi jika orangtua tidak sopan, maka anak juga akan menjadi tidak sopan.

Baca Juga:  Simak 4 Tips Menjadi Menantu Idaman Mertua Berikut Ini

Selain itu, penting bagi orangtua untuk mengajarkan anak-anak tentang arti pentingnya sopan santun dalam kehidupan sehari-hari. Orangtua dapat menjelaskan bahwa sopan santun membantu menjaga hubungan baik dengan orang lain, membuat orang lain merasa dihargai, dan menciptakan lingkungan yang harmonis.

Selain mengajarkan good manners, orangtua juga perlu mengajarkan anak-anak tentang nilai-nilai seperti rasa empati, kejujuran, dan kerjasama. Nilai-nilai ini akan membantu anak-anak dalam mengembangkan sikap yang baik terhadap orang lain dan lingkungan sekitar mereka.

Semua itu tidak akan terjadi dengan sendirinya. Orangtua perlu meluangkan waktu untuk mengajarkan dan mengingatkan anak-anak tentang good manners. Sebagai orangtua, kita harus terus memberikan pengajaran dan contoh yang baik kepada anak-anak kita. Dengan begitu, kita dapat membantu mereka menjadi pribadi yang paham etika dan tatakrama.

Dalam mengenalkan good manners kepada anak-anak, mommies dapat menggunakan berbagai cara yang menarik dan menyenangkan. Misalnya, mommies dapat menggunakan permainan peran, cerita pendek, atau gambar-gambar yang menarik. Dengan cara ini, mommies dapat membuat pembelajaran menjadi lebih menyenangkan dan interaktif bagi anak-anak.

Selain itu, mommies juga dapat melibatkan anak-anak dalam kegiatan sehari-hari yang melibatkan good manners. Misalnya, mommies dapat melibatkan anak-anak dalam proses memasak atau membersihkan rumah. Dengan melibatkan anak-anak dalam kegiatan ini, mereka akan belajar tentang kerjasama, tanggung jawab, dan rasa saling menghargai.

Selain mengajarkan good manners kepada anak-anak, mommies juga perlu memberikan pujian dan penghargaan kepada mereka ketika mereka menunjukkan sikap yang sopan. Pujian dan penghargaan ini akan memotivasi mereka untuk terus bersikap sopan santun.

Dalam mengajarkan good manners kepada anak-anak, mommies juga perlu bersabar. Tidak semua anak akan langsung mengerti dan menerapkan good manners dengan baik. Perlu waktu dan latihan yang terus-menerus agar mereka benar-benar memahami dan mengaplikasikan good manners dalam kehidupan sehari-hari.

Terakhir, mommies juga perlu mengingatkan anak-anak tentang pentingnya good manners secara terus-menerus. Ingatkan mereka bahwa good manners adalah hal yang penting dan akan membantu mereka dalam menjalin hubungan yang baik dengan orang lain.

Dengan mengajarkan good manners kepada anak-anak, kita dapat membantu mereka menjadi pribadi yang sopan, menghargai orang lain, dan menjaga hubungan yang baik dengan orang lain. Good manners bukan hanya sekadar aturan yang harus diikuti, tetapi juga merupakan kunci kesuksesan dalam kehidupan sehari-hari. Jadi, mari kita ajarkan good manners kepada anak-anak kita agar mereka dapat tumbuh menjadi pribadi yang paham etika dan tatakrama.


Subscribe, follow lembarkerjauntukanak.com