Susu Bayi Penambah Berat Badan, Pentingkah?

Susu bayi penambah berat badan sering menjadi pilihan sebagian Bunda agar buah hatinya memiliki berat badan yang sesuai harapan. Namun, seberapa penting susu penambah berat badan ini? Apa saja kandungan dalam susu tersebut supaya berat badan si Kecil lebih ideal?

Sebelum membahas lebih lanjut mengenai susu bayi penambah berat badan, penting untuk memahami bahwa Badan Kesehatan Dunia (WHO) dan Kementerian Kesehatan RI menganjurkan agar bayi baru lahir hingga berusia 6 bulan diberikan ASI dengan optimal. ASI memiliki kandungan nutrisi yang penting bagi tumbuh kembang bayi, seperti vitamin, protein, karbohidrat, dan lemak. ASI juga lebih mudah dicerna dibandingkan susu formula. Oleh karena itu, ASI dapat dikatakan sebagai makanan utama bayi pada 6 bulan pertama kehidupannya.

Namun, ada beberapa kondisi yang memungkinkan bayi membutuhkan susu bayi penambah berat badan. Misalnya, bayi sulit mengalami kenaikan berat badan karena sulit makan, ASI tidak keluar, atau kondisi medis tertentu. Pada kasus seperti ini, dokter mungkin akan menganjurkan pemberian susu bayi penambah berat badan untuk membantu meningkatkan berat badan si Kecil agar sesuai dengan berat dan tinggi ideal bayi sesuai usianya.

Sebelum memutuskan untuk memberikan susu bayi penambah berat badan, sangat penting bagi Bunda untuk memantau pertumbuhan si Kecil secara rutin. Setiap bayi memang lahir dengan berat badan yang berbeda, tetapi normalnya adalah sekitar 2,5-4 kg. Beberapa hari pertama setelah lahir, bayi akan mengalami penurunan berat badan, tetapi biasanya berat badan bayi akan kembali sama seperti saat lahir atau bahkan lebih pada hari ke-10. Namun, ada juga bayi yang lahir dengan berat badan jauh di bawah batas normal, sehingga dokter mungkin akan menganjurkan pemberian susu bayi penambah berat badan agar lebih ideal.

Baca Juga:  Berapa Kadar Bilirubin Normal pada Bayi?

Ketika memilih susu bayi penambah berat badan, Bunda perlu memperhatikan kandungan nutrisi di dalamnya. Protein, karbohidrat, asam lemak omega 3 dan omega 6, vitamin D, kalsium, fosfor, dan magnesium adalah beberapa nutrisi penting yang harus ada dalam susu bayi penambah berat badan.

Protein merupakan nutrisi penting untuk pertumbuhan dan perkembangan si Kecil. Protein dapat memelihara sel-sel dan jaringan tubuh, mengangkut zat gizi, sumber energi, dan dapat menaikkan massa otot tubuh. Asam amino esensial (AAE) dalam protein sangat penting karena tubuh tidak bisa memproduksinya sendiri. Selain susu, protein juga bisa didapatkan dari makanan lain seperti telur, ikan, daging merah, daging putih, dan kacang-kacangan.

Karbohidrat juga penting dalam susu bayi penambah berat badan karena dapat menambah kalori yang akan membantu menambah berat badan si Kecil. Semakin tinggi jumlah kalori yang dikonsumsi oleh bayi setiap hari, maka energi yang diberikan oleh tubuh pun jadi semakin banyak. Namun, perlu diingat bahwa jika bayi mengonsumsi kalori lebih banyak dari yang ia butuhkan, tubuhnya akan menyimpan sisa kalori tersebut dalam bentuk lemak tubuh.

Asam lemak omega 3 dan omega 6 juga penting dalam susu bayi penambah berat badan karena asam lemak ini berperan dalam metabolisme tubuh, kesehatan otak, dan jantung. Vitamin D juga penting untuk memperkuat tulang dan gigi serta menjaga kesehatan otot tubuh. Kalsium dan fosfor termasuk mineral yang dibutuhkan untuk pembentukan dan kekuatan tulang. Kalsium memerlukan vitamin D agar dapat diserap oleh tubuh dengan optimal. Sedangkan fosfor berperan dalam menjaga kesehatan tulang, gigi, otot, saraf, dan mengoptimalkan metabolisme. Terakhir, magnesium juga penting untuk tumbuh kembang si Kecil karena berperan dalam meningkatkan pertumbuhan dan pembentukan tulang, serta menjaga kinerja saraf dan otot.

Baca Juga:  Ini Dia Urutan Zodiak Paling Posesif

Dalam memilih susu bayi penambah berat badan, Bunda perlu memperhatikan kandungan nutrisi yang sesuai dengan kebutuhan si Kecil. Nutrisi tersebut akan membantu memastikan tumbuh kembang si Kecil optimal dan mendukung peningkatan berat badannya. Penting juga untuk berkonsultasi dengan dokter sebelum memberikan susu penambah berat badan kepada si Kecil untuk mendapatkan anjuran yang tepat.

Dalam artikel ini, kita telah membahas pentingnya susu bayi penambah berat badan dan kandungan nutrisi yang harus ada dalam susu tersebut. Meskipun ASI adalah makanan utama yang direkomendasikan untuk bayi pada 6 bulan pertama kehidupannya, ada beberapa kondisi khusus yang memungkinkan bayi membutuhkan susu bayi penambah berat badan. Memilih susu bayi penambah berat badan yang tepat dan memperhatikan kandungan nutrisinya sangat penting untuk memastikan pertumbuhan dan perkembangan si Kecil yang optimal. Selain itu, berkonsultasi dengan dokter juga diperlukan untuk mendapatkan anjuran yang sesuai dengan kondisi si Kecil.

Subscribe, follow lembarkerjauntukanak.com