3 Perkembangan Janin Saat Hamil Muda untuk Ibu Ketahui

Perkembangan Janin Saat Hamil Muda untuk Bunda Ketahui

Pada trimester pertama kehamilan, terdapat banyak perubahan yang terjadi pada janin meskipun belum terlihat secara nyata pada tubuh ibu. Pada saat hamil muda ini, janin masih sangat kecil dan rentan mengalami keguguran, sehingga ibu perlu berhati-hati dan menjaga kesehatan dengan baik. Selain itu, ibu juga perlu mengonsumsi makanan yang bergizi dan menghindari makanan atau minuman yang dapat membahayakan janin.

Bulan Pertama

Pada bulan pertama kehamilan, terbentuklah amniotic sac atau kantung ketuban di sekitar sel telur yang telah dibuahi. Kantung ketuban ini berfungsi untuk melindungi embrio yang akan tumbuh selama masa kehamilan. Selain itu, plasenta juga mulai terbentuk pada usia hamil muda ini. Plasenta berbentuk cakram dan berfungsi sebagai penghubung antara embrio dengan dinding rahim. Plasenta juga berperan dalam pernapasan, pemberian makanan, dan pertukaran zat buangan dengan darah ibu.

Pada bulan pertama kehamilan, wajah embrio mulai terbentuk. Organ-organ yang berkembang pada masa ini antara lain mata, mulut, rahang bawah, dan tenggorokan. Embrio pada bulan pertama memiliki ukuran sekitar ΒΌ inci atau sekitar 6 sampai 7 mm, yang setara dengan sebutir beras.

Pada masa ini, ibu mungkin akan mengalami gejala-gejala morning sickness seperti kelelahan berlebih, payudara yang membengkak dan terasa sakit, mual dan muntah, mood swing atau perubahan suasana hati secara drastis, konstipasi, dan sakit kepala.

Bulan Kedua

Pada bulan kedua kehamilan, wajah embrio mulai terbentuk dengan lebih detail. Embrio mulai memiliki lipatan kulit di sisi kepala yang merupakan bakal telinga. Selain itu, di bagian badan embrio, terdapat benjolan-benjolan kecil yang nantinya akan tumbuh menjadi lengan dan kaki. Jari-jari juga mulai terbentuk, dan mata embrio menjadi lebih jelas terlihat karena tidak lagi berupa lingkaran hitam seperti pada bulan pertama kehamilan.

Baca Juga:  Mitos Seputar Anak Berbakat

Selama bulan kedua kehamilan, organ-organ vital seperti otak, sumsum tulang belakang, dan jaringan saraf mulai terbentuk. Saluran pencernaan dan organ sensorik juga mulai berkembang. Pada akhir bulan kedua, embrio telah berubah menjadi janin dengan panjang sekitar 1 inci atau sekitar 2,5 cm, dan berat sekitar 9,4 gram.

Pada bulan kedua, ibu masih mungkin mengalami gejala morning sickness dan penambahan berat badan. Oleh karena itu, penting bagi ibu untuk melakukan penyesuaian pada pola makan dan tidur agar gejala-gejala tersebut dapat mereda.

Bulan Ketiga

Pada akhir trimester pertama kehamilan, janin telah terbentuk secara utuh. Janin pada bulan ketiga sudah memiliki lengan, tangan, kaki, jari-jari, dan mulut. Kuku jari tangan dan kaki juga mulai terbentuk, serta daun telinga mulai terlihat dengan jelas. Namun, pada usia hamil muda ini, jenis kelamin janin masih sulit diketahui karena organ reproduksinya masih dalam masa pertumbuhan.

Pada bulan ketiga, janin tumbuh semakin besar dengan panjang sekitar 3 hingga 4 inci atau sekitar 7 hingga 10 cm, dan berat sekitar 28 gram. Selama bulan ketiga, ibu masih mungkin mengalami gejala morning sickness seperti pada bulan sebelumnya.

Tips Menjaga Janin Saat Hamil Muda

Karena janin pada masa ini masih sangat rentan, perlu adanya perhatian ekstra dalam menjaga kesehatan janin. Beberapa tips yang dapat dilakukan oleh ibu untuk meminimalkan risiko keguguran adalah sebagai berikut:

1. Menghindari asap rokok: Asap rokok mengandung zat-zat berbahaya yang dapat menyebabkan infeksi paru-paru dan asma pada ibu dan janin. Oleh karena itu, ibu harus menghindari asap rokok selama masa kehamilan.

2. Mengendalikan emosi: Perubahan hormon pada awal kehamilan dapat membuat emosi ibu tidak stabil. Bunda harus berusaha untuk mengendalikan emosi agar tidak terkena sindrom baby blues yang dapat berpengaruh pada hormon pemicu stres. Jika ibu sering merasa stres, ini dapat meningkatkan risiko bayi lahir dengan berat badan rendah.

Baca Juga:  Resep Cheese Tart yang Enak dan Sehat untuk Camilan Anak

3. Mencukupi asupan nutrisi: Meskipun ibu mungkin mengalami mual dan muntah, tetapi ibu tetap harus mencukupi asupan nutrisi untuk ibu dan janin. Bunda bisa mencoba makan sedikit tapi sering agar janin tetap mendapatkan nutrisi yang cukup.

4. Mencukupi kebutuhan cairan tubuh: Kekurangan cairan dapat membuat ibu hamil mudah lemas. Oleh karena itu, ibu harus selalu mencukupi kebutuhan cairan tubuh harian agar terhindar dari dehidrasi.

5. Batasi aktivitas berat: Selama kehamilan, tekanan darah ibu harus selalu dipantau. Jika tekanan darah rendah, ibu mungkin mudah merasa lelah dan berisiko mengalami hilang kesadaran. Oleh karena itu, ibu perlu membatasi aktivitas yang berat agar tubuh tetap bugar dan tekanan darah tetap terjaga. Ketika merasa lelah, sebaiknya beristirahat terlebih dahulu.

6. Menghindari guncangan pada perut: Guncangan pada perut dapat menyebabkan keguguran pada awal kehamilan. Hal ini terjadi karena janin pada masa hamil muda belum terlalu kuat, sehingga rahim akan berkontraksi saat terjadi guncangan. Oleh karena itu, hindarilah aktivitas yang dapat membuat perut terguncang dan selalu berhati-hati saat beraktivitas.

Dengan melakukan tips-tips di atas, ibu dapat menjaga kesehatan janin dengan baik pada masa hamil muda. Penting bagi ibu untuk selalu memperhatikan kesehatan dan menjaga pola hidup sehat selama masa kehamilan.

Konsultasi dengan Ahli Gizi

Selain menjaga kesehatan janin, ibu juga perlu memperhatikan asupan gizi selama masa kehamilan. Untuk mendapatkan informasi lebih lanjut mengenai nutrisi yang dibutuhkan selama kehamilan, ibu dapat melakukan konsultasi gratis dengan ahli gizi. Ahli gizi akan memberikan informasi dan saran mengenai pola makan yang sehat dan bergizi untuk ibu dan janin.

Dapatkan Info Parenting dan Hadiah Spesial dari Bunda & Balita

Baca Juga:  Defisiensi Vitamin D yang Semakin Banyak Dialami Orang Zaman Sekarang

Bagi ibu yang ingin mendapatkan informasi parenting yang berguna dan hadiah spesial, dapat bergabung dengan Bunda & Balita. Bunda akan mendapatkan informasi seputar kehamilan, tumbuh kembang anak, serta hadiah-hadiah menarik lainnya. Selengkapnya dapat dilihat di situs Bunda & Balita.

Demikianlah informasi mengenai perkembangan janin saat hamil muda yang perlu ibu ketahui. Semoga informasi ini bermanfaat dan dapat membantu ibu dalam menjalani masa kehamilan dengan baik. Selalu jaga kesehatan dan berhati-hati selama masa kehamilan.

Subscribe, follow lembarkerjauntukanak.com