Mari Mendaur Ulang Barang di Rumah


Sepatu bot menjadi pot tanaman

Salah satu barang yang seringkali tergeletak begitu saja di rumah adalah sepatu bot. Sebagai seorang ibu, saya sering kali membelikan barang-barang tidak terlalu primer namun lucu untuk anak-anak, seperti sepatu bot. Namun, seiring berjalannya waktu, sepatu bot ini jarang sekali terpakai dan akhirnya hanya tergeletak begitu saja. Namun, saya tidak ingin membuangnya karena sepertinya masih bisa berguna. Akhirnya, saya mengambil inspirasi dari blog salah satu mommies yang menjadikan sepatu bot ini sebagai pot tanaman.

Dengan cara ini, sepatu bot yang awalnya tidak terpakai lagi bisa menjadi benda yang berguna dan memberikan kegiatan baru bagi anak-anak, yaitu memelihara tanaman. Selain itu, sepatu bot ini juga menjadi dekorasi yang lucu untuk rumah. Jadi, tidak hanya memberikan fungsi baru bagi sepatu bot tersebut, tetapi juga memberikan kesan yang lebih hidup dan ceria di rumah.

Kardus bekas deterjen front loader menjadi tempat pensil warna

Selain sepatu bot, barang lain yang seringkali tergeletak begitu saja di rumah adalah kardus bekas deterjen front loader. Biasanya, kardus ini sangat lucu karena memiliki tali yang handy sehingga praktis dibawa-bawa. Selain itu, bahannya juga cukup tebal sehingga bisa dijadikan sebagai tempat pensil warna.

Untuk mengubah kardus bekas deterjen ini menjadi tempat pensil warna, saya melapisi kardus tersebut dengan kertas kado lucu-lucu atau menempelkan kertas putih polos dan membiarkan anak-anak menghiasi dengan tempelan dan gambar sendiri. Selain itu, saya juga memasukkan pensil warna yang tidak baru lagi ke dalam kardus ini. Dengan cara ini, kardus bekas deterjen yang awalnya tidak terpakai lagi bisa menjadi tempat yang praktis untuk menyimpan pensil warna. Selain itu, kardus ini juga bisa dibawa saat traveling karena isinya yang tidak baru lagi tidak akan membuat saya merasa sedih atau marah jika ketinggalan.

Baca Juga:  Faktor Penyebab Kembar Siam dan Cara Menanganinya

Kardus bekas mainan menjadi storage

Selain kardus bekas deterjen, kardus bekas mainan juga seringkali tergeletak begitu saja di rumah. Dalam keluarga kami, kardus mainan sangatlah banyak karena kami suka menyimpan dus-dus tersebut. Hal ini membuat rumah terlihat seperti hidup di antara kotak-kotak. Namun, kami tidak ingin membuang kardus-kardus tersebut karena masih bisa digunakan.

Akhirnya, kami memutuskan untuk mendaur ulang kardus bekas mainan ini menjadi storage. Kami mengumpulkan beberapa kardus mainan yang berbeda ukuran tingginya dan membuka bagian atasnya saja. Kemudian, kami menempelkan beberapa kardus tersebut secara berurutan seperti tangga. Setiap tangga tersebut kami gunakan untuk menyimpan barang-barang yang berbeda. Tangga pertama digunakan untuk menaruh kertas kado gulungan, tangga kedua digunakan untuk menyimpan kantong belanja yang masih bagus dan bisa dipakai lagi, dan tangga ketiga digunakan untuk menyimpan kertas-kertas bergambar hasil karya anak-anak.

Selain itu, kardus bekas sepatu juga bisa diubah menjadi storage baru, seperti untuk menyimpan lego atau tempat stiker anak-anak. Dengan cara ini, kardus bekas mainan yang awalnya hanya tergeletak begitu saja bisa menjadi benda yang bermanfaat dan membantu mengatur barang-barang di rumah.

Panci dan gorengan bekas menjadi instrumen musik

Barang-barang bekas yang seringkali terbuang begitu saja di rumah adalah panci dan penggorengan yang sudah terkelupas atau terkena hangus. Karena alasan keamanan, barang-barang ini tidak lagi layak untuk digunakan dalam memasak. Namun, bukan berarti barang-barang ini harus dibuang begitu saja.

Panci dan penggorengan bekas ini sebenarnya bisa diubah menjadi instrumen musik. Setiap alat dengan bentuk yang berbeda akan mengeluarkan suara yang berbeda pula. Dengan begitu, anak-anak dapat bermain musik dan bereksperimen dengan menggunakannya. Meskipun suaranya mungkin tidak terlalu enak didengar bagi orang dewasa, namun anak-anak pasti akan senang bermain musik dengan barang-barang bekas ini.

Baca Juga:  5 Kemungkinan Penyebab Bayi Tidur Terus

Botol susu/minum menjadi storage

Botol susu atau minuman yang terbuat dari plastik, seperti Sippy cup, seringkali tidak lagi digunakan ketika anak-anak sudah semakin besar. Namun, bukan berarti botol-botol ini harus dibuang begitu saja. Sebagai gantinya, botol-botol ini bisa dihias atau dicat ulang agar memiliki warna yang sama. Kemudian, botol-botol ini bisa disusun secara sejajar dan ditempelkan di dinding area meja belajar anak.

Dengan cara ini, botol-botol susu atau minuman bekas ini bisa diubah menjadi storage yang praktis untuk menyimpan pensil, pulpen, penggaris, gunting, dan sebagainya. Selain itu, dengan menggunakan botol-botol bekas ini, kita juga turut mendaur ulang bahan-bahan yang tidak bisa terurai di alam.

Baju yang sudah kekecilan bisa dibuat selimut perca/dress

Baju-baju anak yang sudah kekecilan seringkali menjadi barang yang tidak terpakai lagi. Namun, jika Anda termasuk orang yang sentimental dan masih ingin menyimpan beberapa baju milik anak-anak saat usia mereka kecil, ada cara lain untuk memanfaatkannya.

Daripada hanya menyimpannya dalam lemari atau gudang, lebih baik menjahit beberapa baju tersebut menjadi satu selimut perca. Caranya adalah dengan mengambil hanya sebagian kain dari setiap baju dan menggabungkannya menjadi satu selimut. Selimut perca ini bisa menjadi kenang-kenangan yang indah dan menghangatkan saat digunakan.

Selain itu, baju-baju yang sudah kekecilan juga bisa diubah menjadi dress ukuran lebih besar dengan kombinasi motif yang berbeda namun masih terlihat keren. Dengan cara ini, baju-baju yang tidak terpakai lagi bisa dijadikan pakaian baru yang unik dan kreatif.

Kesimpulan

Dalam artikel ini, saya telah membagikan beberapa ide untuk mendaur ulang barang-barang yang seringkali tergeletak begitu saja di rumah. Dengan sedikit kreativitas dan usaha, barang-barang tersebut bisa diubah menjadi benda yang berguna dan memberikan hidup yang lebih layak. Sepatu bot bisa dijadikan pot tanaman, kardus bekas deterjen bisa menjadi tempat pensil warna, kardus bekas mainan bisa diubah menjadi storage, panci dan penggorengan bekas bisa dijadikan instrumen musik, botol susu/minum bisa diubah menjadi storage, dan baju yang sudah kekecilan bisa dijadikan selimut perca atau dress.

Baca Juga:  Bagus untuk Diet, Ini Cara Membuat Air Lemon dan Manfaatnya

Melalui upaya kami dalam mendaur ulang barang-barang tersebut, kami tidak hanya membantu mengurangi jumlah sampah di rumah, tetapi juga turut serta dalam menjaga lingkungan. Dengan lebih bijak dalam menggunakan barang-barang yang ada di rumah, kita dapat memberikan hidup yang lebih layak bagi barang-barang tersebut. Jadi, mari kita semua berusaha untuk mendaur ulang barang-barang yang tidak terpakai lagi dan memberikan mereka hidup yang baru. Dengan begitu, kita akan menjadi bagian dari solusi untuk mengurangi sampah dan menjaga kelestarian lingkungan.


Subscribe, follow lembarkerjauntukanak.com