4 Fungsi Asam Folat Untuk Ibu Hamil dan Janin

Fungsi Asam Folat untuk Bunda Hamil dan Janin

Asam folat atau vitamin B9 merupakan salah satu jenis vitamin yang penting bagi ibu hamil dan janin dalam kandungan. Asam folat memiliki berbagai fungsi yang sangat penting dalam menjaga kesehatan ibu hamil dan perkembangan janin. Dalam tulisan ini, kita akan membahas lebih detail tentang fungsi asam folat untuk ibu hamil dan janin.

Mencegah Anemia

Salah satu fungsi asam folat yang sangat penting adalah mencegah anemia pada ibu hamil. Anemia adalah kondisi ketika jumlah sel darah merah dalam tubuh tidak mencukupi, sehingga menyebabkan tubuh kekurangan oksigen. Kekurangan asam folat dapat menyebabkan anemia pada ibu hamil.

Anemia pada ibu hamil dapat berdampak buruk pada kesehatan ibu dan janin. Bunda hamil yang mengalami anemia cenderung merasa lelah, lesu, dan mudah lelah. Selain itu, anemia juga dapat menyebabkan bayi lahir dengan berat badan rendah dan berisiko mengalami komplikasi saat lahir.

Mencegah Keguguran

Fungsi asam folat selanjutnya adalah mencegah terjadinya keguguran pada ibu hamil. Keguguran dapat terjadi pada trimester pertama kehamilan dan merupakan masalah yang sangat serius bagi ibu hamil. Kekurangan asam folat dapat meningkatkan risiko terjadinya keguguran.

Asam folat membantu dalam pembentukan sel-sel darah merah dan DNA yang dibutuhkan dalam perkembangan janin. Dengan memenuhi kebutuhan asam folat yang cukup selama kehamilan, risiko terjadinya keguguran dapat diminimalkan.

Mencegah Cacat Tabung Saraf

Fungsi asam folat yang juga sangat penting adalah mencegah terjadinya cacat tabung saraf pada janin. Cacat tabung saraf adalah kelainan perkembangan pada janin yang dapat menyebabkan kerusakan pada otak, tulang belakang, atau organ lainnya.

Kekurangan asam folat pada ibu hamil dapat meningkatkan risiko terjadinya cacat tabung saraf pada janin. Oleh karena itu, sangat penting bagi ibu hamil untuk mengonsumsi asam folat yang cukup untuk menjaga kesehatan janin.

Baca Juga:  Berencana Liburan ke Singapura bersama Keluarga? Ini Rekomendasi Tempat Wisata dan Hotel yang Bisa Dikunjungi

Menurunkan Risiko Preeklamsia

Preeklamsia adalah kondisi yang sering terjadi pada ibu hamil dan ditandai dengan peningkatan tekanan darah tinggi dan adanya protein dalam urin. Preeklamsia dapat berdampak buruk pada kesehatan ibu hamil dan janin.

Fungsi asam folat yang penting adalah menurunkan risiko terjadinya preeklamsia pada ibu hamil. Dengan mengonsumsi asam folat yang cukup, risiko terjadinya preeklamsia dapat dikurangi.

Makanan Tinggi Asam Folat untuk Bunda Hamil

Untuk memenuhi kebutuhan asam folat selama kehamilan, ibu hamil perlu mengonsumsi makanan yang mengandung asam folat. Berikut adalah beberapa makanan yang kaya akan asam folat:

1. Sayuran hijau seperti bayam, brokoli, dan kale
2. Buah-buahan seperti jeruk, pisang, dan alpukat
3. Kacang-kacangan seperti kacang merah, kacang hijau, dan almond
4. Susu dan produk susu seperti yogurt dan keju
5. Telur
6. Hati sapi

Selain mengonsumsi makanan yang kaya asam folat, ibu hamil juga dapat mengonsumsi suplemen asam folat yang direkomendasikan oleh dokter. Suplemen asam folat dapat membantu memenuhi kebutuhan asam folat yang tidak tercukupi dari makanan.

Pentingnya Mengonsumsi Asam Folat Sejak Sebelum Hamil

Penting bagi ibu hamil untuk mengonsumsi asam folat sejak sebelum hamil. Kekurangan asam folat pada awal kehamilan dapat meningkatkan risiko terjadinya cacat tabung saraf pada janin. Oleh karena itu, sangat disarankan bagi ibu hamil untuk mengonsumsi asam folat sejak sebelum hamil.

Kebutuhan Asam Folat Harian untuk Bunda Hamil

Menurut Kementerian Kesehatan Republik Indonesia, ibu hamil dianjurkan untuk mengonsumsi sekitar 400 mcg asam folat per hari. Namun, kebutuhan asam folat dapat berbeda-beda tergantung pada kondisi kesehatan dan usia ibu hamil.

Pentingnya Mengonsultasikan dengan Dokter

Baca Juga:  10 Daftar Makanan untuk Memperkuat Sistem Imun Si Kecil

Sebelum mengonsumsi suplemen asam folat atau mengubah pola makan, penting bagi ibu hamil untuk berkonsultasi dengan dokter. Dokter akan memberikan informasi yang lebih spesifik tentang kebutuhan asam folat dan memberikan saran yang sesuai untuk ibu hamil.

Kesimpulan

Asam folat memiliki berbagai fungsi yang penting bagi ibu hamil dan janin dalam kandungan. Fungsi asam folat termasuk mencegah anemia, mencegah keguguran, mencegah cacat tabung saraf, dan menurunkan risiko preeklamsia. Untuk memenuhi kebutuhan asam folat, ibu hamil perlu mengonsumsi makanan yang mengandung asam folat dan dapat juga mengonsumsi suplemen asam folat yang direkomendasikan oleh dokter. Penting bagi ibu hamil untuk mengonsultasikan dengan dokter sebelum mengonsumsi suplemen asam folat atau mengubah pola makan.

Subscribe, follow lembarkerjauntukanak.com