Mari Menempel!


Bahan yang dibutuhkan:

Karton
Spidol
Lem yang aman untuk anak
Gunting
Benang wol
Kain flanel
Kancing dan mata boneka

Cara membuat:

1. Gambar kepala dan beri tanda titik untuk menandai tempat menempelkan mata.

Bunda dapat menggunakan karton sebagai media gambar. Buatlah gambar kepala yang diinginkan dengan menggunakan spidol. Setelah selesai menggambar, beri tanda titik di area yang diinginkan sebagai tempat menempelkan mata boneka.

2. Anak menempelkan mata boneka ke gambar kepala.

Berikan mata boneka kepada anak dan biarkan mereka menempelkan mata boneka sesuai dengan tanda titik yang telah dibuat sebelumnya. Biarkan anak mengekspresikan kreativitasnya dalam menempatkan mata boneka tersebut.

3. Gambar mulut dan bibir.

Lanjutkan dengan menggambar mulut dan bibir pada gambar kepala. Buatlah ekspresi wajah yang lucu atau sesuai dengan imajinasi anak.

4. Beri garis batas di gambar kepala dan beri lem.

Setelah gambar kepala selesai, berikan garis batas di sekitarnya untuk memberikan kesan lebih jelas pada gambar tersebut. Selanjutnya, beri lem pada bagian kepala yang telah ditentukan.

5. Gunting benang wol dan ajak anak menempelkan sebagai rambut.

Berikan benang wol kepada anak dan ajak mereka untuk menempelkan benang-benang pendek sebagai rambut pada gambar kepala. Jika hasilnya terlihat berantakan, biarkan saja, karena itu merupakan hasil karya anak yang unik. Sebagai tambahan, Bunda dapat meletakkan cermin di depan anak dan meminta mereka melihat rambut yang telah ditempelkan.

6. Gunting kain flanel menjadi bentuk segitiga dan tempel sebagai bajunya.

Selanjutnya, gunting kain flanel menjadi bentuk segitiga yang akan digunakan sebagai baju pada gambar. Ajak anak untuk menempelkan kain flanel tersebut sebagai baju pada gambar kepala.

Baca Juga:  Ciri Kemampuan Motorik Anak 5 Tahun dan Tips Stimulasinya

7. Tambahkan potongan kecil kain flanel sebagai aksen baju dan tempelkan.

Untuk memberikan sentuhan lebih pada baju yang telah ditempelkan, Bunda dapat menambahkan potongan kecil kain flanel sebagai aksen pada baju. Ajak anak untuk menempelkan potongan kain flanel tersebut.

8. Anak menempelkan kancing ke baju boneka di gambar.

Berikan kancing kepada anak dan ajak mereka untuk menempelkan kancing tersebut pada baju boneka yang ada di gambar. Hal ini akan melatih keterampilan motorik halus anak.

9. Tambahkan tangan dan kaki.

Untuk membuat gambar boneka lebih lengkap, tambahkan tangan dan kaki pada gambar tersebut. Gambarkan tangan dan kaki dengan spidol atau gunting kain flanel dan tempelkan pada gambar.

10. Selesai!

Selamat, gambar boneka yang cantik dan unik sudah selesai dibuat! Bunda dapat membingkainya dan menggantungkannya di dinding sebagai dekorasi. Atau bisa juga diletakkan di meja atau lemari sebagai pajangan.

Manfaat kegiatan menempel bagi perkembangan anak:

Kegiatan menempel ini tidak hanya sekedar bermain, tetapi juga memiliki manfaat yang positif bagi perkembangan anak. Beberapa manfaatnya antara lain:

1. Menstimulasi koordinasi mata dan motorik halus.

Dalam kegiatan menempel, anak perlu mengoordinasikan gerakan tangan dan mata untuk menempatkan benda-benda tersebut pada tempat yang diinginkan. Hal ini akan melatih keterampilan motorik halus anak.

2. Melatih keterampilan merelasikan warna, benda, dan tempatnya.

Dalam membuat gambar boneka, anak perlu mempertimbangkan warna, benda, dan tempat-tempat yang sesuai untuk menempelkan benda tersebut. Ini akan melatih anak untuk mengenali dan merelasikan berbagai hal dalam lingkungan sekitarnya.

3. Mempersiapkan kemampuan menulis.

Kegiatan menempel juga berpengaruh pada kemampuan menulis anak. Dalam menempelkan benda-benda, anak perlu memegang benda dan menekannya dengan baik. Hal ini akan melatih kekuatan tangan anak dalam memegang alat tulis dan mempersiapkannya untuk kemampuan menulis di masa depan.

Baca Juga:  3 Ciri-Ciri Anak Autis yang Bisa Ibu Kenali Sejak Dini

4. Melatih kesabaran.

Dalam proses membuat gambar boneka, anak akan belajar untuk bersabar. Mereka akan membutuhkan waktu untuk menempelkan setiap benda dengan hati-hati dan rapi. Hal ini akan melatih kesabaran anak dalam menyelesaikan tugas-tugas yang diberikan.

5. Mengajarkan nilai proses dan apresiasi terhadap hasil karya.

Melalui kegiatan crafting bersama anak, Bunda dapat mengajarkan kepada anak bahwa tidak ada hasil yang instan di dunia ini. Semua hasil karya memiliki proses dan perlu diapresiasi, tidak peduli bentuknya seperti apa. Dengan mengapresiasi hasil karya anak, Bunda akan membantu meningkatkan rasa percaya diri dan kreativitas anak.

Kegiatan crafting bersama anak adalah waktu yang berharga untuk saling berinteraksi dan bersenang-senang. Dalam kegiatan ini, Bunda dapat melihat kemampuan kreativitas anak dan juga melatih perkembangan motorik halus anak. Selain itu, kegiatan ini juga dapat menjadi momen untuk mengajarkan nilai-nilai positif seperti kesabaran, apresiasi terhadap hasil karya, dan penghargaan terhadap proses. Jadi, ayo mulai crafting bersama anak dan rasakan kebahagiaan menghabiskan waktu bersama mereka!


Subscribe, follow lembarkerjauntukanak.com